Dampak Doomscrolling terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa
- account_circle TentangSehat.com
- calendar_month Sel, 19 Mei 2026
- visibility 35
- comment 0 komentar

Ilustrasi Dampak Doomscrolling (Sumber: MMI)
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan teknologi membuat penggunaan media sosial semakin meningkat, terutama pada kalangan mahasiswa. Media sosial digunakan untuk hiburan, komunikasi, dan mencari informasi sehingga banyak mahasiswa menghabiskan waktu cukup lama menggunakan gadget setiap hari.
Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat menimbulkan kebiasaan doomscrolling, yaitu aktivitas melihat media sosial atau berita negatif secara terus-menerus tanpa disadari dalam waktu yang lama, terutama pada malam hari sebelum tidur.
Kebiasaan doomscrolling dapat menyebabkan waktu tidur berkurang dan kualitas tidur menurun. Kurang tidur dapat menimbulkan dampak seperti tubuh mudah lelah, sulit berkonsentrasi, sakit kepala, dan menurunnya produktivitas belajar mahasiswa.
Berdasarkan penelitian “Dampak Doomscrolling Berita Negatif terhadap Kesehatan Mental dan Kualitas Tidur pada Dewasa Awal”, kebiasaan doomscrolling diketahui dapat memengaruhi kualitas tidur seseorang. Oleh karena itu, peneliti tertarik melakukan penelitian mengenai “Dampak Doomscrolling terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa.”
1.2 Rumusan Masalah
- Bagaimana kebiasaan doomscrolling pada mahasiswa?
- Bagaimana kualitas tidur mahasiswa?
- Apakah dampak antara doomscrolling dengan kualitas tidur mahasiswa?
1.3 Tujuan Penelitian
a. Tujuan Umum
Mengetahui dampak doomscrolling terhadap kualitas tidur mahasiswa.
b. Tujuan Khusus
- Mengetahui kebiasaan doomscrolling pada mahasiswa.
- Mengetahui kualitas tidur mahasiswa.
- Mengetahui dampak doomscrolling dengan kualitas tidur mahasiswa.
1.4 Manfaat Penelitian
- Menambah pengetahuan mengenai dampak doomscrolling terhadap kualitas tidur mahasiswa.
- Memberikan informasi mengenai dampak doomscrolling terhadap kualitas tidur sehingga mahasiswa dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Doomscrolling
2.1.1 Pengertian Doomscrolling
Doomscrolling adalah kebiasaan seseorang melihat media sosial atau berita negatif secara terus-menerus dalam waktu yang lama. Kebiasaan ini biasanya dilakukan melalui gadget, terutama pada malam hari sebelum tidur.
2.1.2 Faktor Penyebab Doomscrolling
Beberapa faktor yang menyebabkan doomscrolling, yaitu:
- Penggunaan media sosial yang berlebihan.
- Rasa penasaran terhadap berita terbaru.
- Fear of Missing Out (FoMO).
- Kebiasaan bermain gadget sebelum tidur.
2.1.3 Dampak Doomscrolling
Doomscrolling dapat memberikan beberapa dampak negatif, seperti:
- Menurunnya kualitas tidur.
- Gangguan kesehatan mental.
- Sulit berkonsentrasi.
- Tubuh mudah lelah.
2.2 Kualitas Tidur
2.2.1 Pengertian Kualitas Tidur
Kualitas tidur merupakan kondisi tidur seseorang yang meliputi lama tidur, kenyamanan saat tidur, dan kondisi tubuh setelah bangun tidur.
2.2.2 Faktor yang Memengaruhi Kualitas Tidur
- Penggunaan gadget sebelum tidur.
- Stres dan kecemasan.
- Lingkungan tidur yang kurang nyaman.
- Pola hidup yang kurang sehat.
2.2.3 Dampak Kualitas Tidur Buruk
- Mudah lelah.
- Sulit fokus saat belajar.
- Menurunnya produktivitas.
- Gangguan kesehatan fisik dan mental.
2.3 Hubungan Doomscrolling dengan Kualitas Tidur
Penggunaan media sosial secara berlebihan dapat menyebabkan mahasiswa tidur lebih larut malam. Cahaya dari layar gadget dan paparan informasi negatif dapat memengaruhi kondisi tubuh dan pikiran sehingga kualitas tidur menjadi menurun. Oleh karena itu, kebiasaan doomscrolling diduga memiliki hubungan dengan kualitas tidur mahasiswa.
2.4 Kerangka Konsep
Doomscrolling → Kualitas Tidur Mahasiswa
2.5 Hipotesis
Berdasarkan uraian pada latar belakang dan tinjauan pustaka, saya mendapat bahwa kebiasaan doomscrolling dapat memengaruhi kualitas tidur mahasiswa. Penggunaan media sosial secara berlebihan, terutama pada malam hari sebelum tidur, diduga menyebabkan waktu tidur berkurang dan menurunnya kualitas tidur mahasiswa.
Baca juga: Dampak Kurang Tidur terhadap Produktivitas
BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode ini digunakan untuk mengetahui dampak doomscrolling terhadap kualitas tidur mahasiswa berdasarkan pengalaman dan pendapat responden.
3.2 Subjek Penelitian
Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang memiliki kebiasaan menggunakan media sosial pada malam hari sebelum tidur.
3.3 Teknik Pengambilan Sampel
Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, yaitu memilih responden sesuai dengan kriteria penelitian. Adapun kriteria responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang sering menggunakan media sosial dalam waktu lama, terutama pada malam hari.
3.4 Fokus Penelitian
Fokus penelitian ini adalah:
- Kebiasaan doomscrolling pada mahasiswa.
- Dampak doomscrolling terhadap kualitas tidur mahasiswa.
- Pengalaman mahasiswa terkait gangguan tidur akibat penggunaan media sosial.
Penulis: Aulya Alkalivi Naila
Mahasiswa Kedokteran, Universitas Yarsi
Dosen Pengampu: Aulia Rahmi, S.Pd., M.Pd
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
- Penulis: TentangSehat.com

Saat ini belum ada komentar