Kenalkan Gizi Seimbang Sejak Dini, Mahasiswa UTM Ajak Anak TK Belajar Makanan Sehat Lewat Permainan
- account_circle TentangSehat.com
- calendar_month Ming, 21 Jun 2026
- visibility 11
- comment 0 komentar

Kegiatan Pengabdian Masyarakat (Sumber: Dokumentasi Penulis)
Bangkalan, MMI – Di tengah maraknya konsumsi makanan cepat saji dan jajanan instan pada anak-anak, edukasi mengenai pola makan sehat menjadi hal yang semakin penting. Berangkat dari kondisi tersebut, sekelompok mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kesehatan bertema “Mengenal Makanan Bergizi dan Bahaya Junk Food” di TK Bhakti 1 Kamal, Kabupaten Bangkalan.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya pembentukan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini. Masa kanak-kanak merupakan fase emas pertumbuhan, sehingga pemahaman mengenai makanan bergizi perlu ditanamkan sedini mungkin agar dapat menjadi kebiasaan yang terbawa hingga dewasa.
Setibanya di lokasi, para mahasiswa disambut hangat oleh pihak sekolah dan para siswa. Sebanyak 12 anak mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Untuk menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan, kegiatan diawali dengan sesi perkenalan antara mahasiswa dan peserta.
Setelah suasana semakin akrab, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai makanan bergizi. Anak-anak dikenalkan pada berbagai kelompok makanan, mulai dari makanan pokok sebagai sumber energi, lauk-pauk sebagai sumber protein, hingga sayur dan buah yang kaya vitamin dan mineral.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga menjelaskan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan menjaga kesehatan tubuh.

Menariknya, edukasi tidak hanya dilakukan melalui ceramah. Agar anak-anak lebih mudah memahami materi, mahasiswa menerapkan metode belajar sambil bermain. Berbagai gambar makanan digunakan sebagai media pembelajaran sehingga peserta dapat mengenali jenis-jenis makanan sehat secara visual dan interaktif.
Keceriaan semakin terasa ketika sesi permainan dimulai. Anak-anak dibagi menjadi dua kelompok dan diberikan gambar berbagai jenis makanan serta media berbentuk piring kosong.
Baca juga: Makanan Bergizi
Mereka diminta menyusun makanan yang tepat agar membentuk menu bergizi seimbang. Tantangan sederhana tersebut ternyata mampu membangkitkan antusiasme peserta. Mereka berlomba-lomba memilih makanan yang sehat sambil berdiskusi dengan teman satu kelompok.
Melalui permainan tersebut, anak-anak tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga mempraktikkan langsung pengetahuan yang telah diperoleh. Hasilnya, sebagian besar peserta mampu membedakan makanan sehat dan makanan yang perlu dibatasi konsumsinya, seperti junk food yang mengandung kadar gula, garam, dan lemak tinggi.
Selain meningkatkan pengetahuan peserta mengenai gizi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari pilihan makanan sehari-hari. Respons positif yang ditunjukkan anak-anak selama kegiatan berlangsung menjadi bukti bahwa penyampaian pesan kesehatan dengan metode yang kreatif dan interaktif lebih mudah diterima oleh anak usia dini.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, mahasiswa berharap anak-anak dapat mulai menerapkan kebiasaan makan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, aktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai insan akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui edukasi dan pemberdayaan di bidang kesehatan.
Penulis:
- R.Aj Rizqia Anisa Putri
- Rof’ina Rosyada Al Hakim
- Nafidatul Jannah
- Athala Zayyani
Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunodjoyo Madura
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
- Penulis: TentangSehat.com

Saat ini belum ada komentar