Breaking!
light_mode
Trending
Beranda » Berita » Kenalkan Gizi Seimbang Sejak Dini, Mahasiswa UTM Ajak Anak TK Belajar Makanan Sehat Lewat Permainan

Kenalkan Gizi Seimbang Sejak Dini, Mahasiswa UTM Ajak Anak TK Belajar Makanan Sehat Lewat Permainan

  • account_circle TentangSehat.com
  • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bangkalan, MMI – Di tengah maraknya konsumsi makanan cepat saji dan jajanan instan pada anak-anak, edukasi mengenai pola makan sehat menjadi hal yang semakin penting. Berangkat dari kondisi tersebut, sekelompok mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kesehatan bertema “Mengenal Makanan Bergizi dan Bahaya Junk Food” di TK Bhakti 1 Kamal, Kabupaten Bangkalan.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya pembentukan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini. Masa kanak-kanak merupakan fase emas pertumbuhan, sehingga pemahaman mengenai makanan bergizi perlu ditanamkan sedini mungkin agar dapat menjadi kebiasaan yang terbawa hingga dewasa.

Setibanya di lokasi, para mahasiswa disambut hangat oleh pihak sekolah dan para siswa. Sebanyak 12 anak mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Untuk menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan, kegiatan diawali dengan sesi perkenalan antara mahasiswa dan peserta.

Setelah suasana semakin akrab, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai makanan bergizi. Anak-anak dikenalkan pada berbagai kelompok makanan, mulai dari makanan pokok sebagai sumber energi, lauk-pauk sebagai sumber protein, hingga sayur dan buah yang kaya vitamin dan mineral.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga menjelaskan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan menjaga kesehatan tubuh.

Menariknya, edukasi tidak hanya dilakukan melalui ceramah. Agar anak-anak lebih mudah memahami materi, mahasiswa menerapkan metode belajar sambil bermain. Berbagai gambar makanan digunakan sebagai media pembelajaran sehingga peserta dapat mengenali jenis-jenis makanan sehat secara visual dan interaktif.

Keceriaan semakin terasa ketika sesi permainan dimulai. Anak-anak dibagi menjadi dua kelompok dan diberikan gambar berbagai jenis makanan serta media berbentuk piring kosong.

Baca juga: Makanan Bergizi

Mereka diminta menyusun makanan yang tepat agar membentuk menu bergizi seimbang. Tantangan sederhana tersebut ternyata mampu membangkitkan antusiasme peserta. Mereka berlomba-lomba memilih makanan yang sehat sambil berdiskusi dengan teman satu kelompok.

Melalui permainan tersebut, anak-anak tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga mempraktikkan langsung pengetahuan yang telah diperoleh. Hasilnya, sebagian besar peserta mampu membedakan makanan sehat dan makanan yang perlu dibatasi konsumsinya, seperti junk food yang mengandung kadar gula, garam, dan lemak tinggi.

Selain meningkatkan pengetahuan peserta mengenai gizi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari pilihan makanan sehari-hari. Respons positif yang ditunjukkan anak-anak selama kegiatan berlangsung menjadi bukti bahwa penyampaian pesan kesehatan dengan metode yang kreatif dan interaktif lebih mudah diterima oleh anak usia dini.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, mahasiswa berharap anak-anak dapat mulai menerapkan kebiasaan makan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, aktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai insan akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui edukasi dan pemberdayaan di bidang kesehatan.

 


Penulis:

  1. R.Aj Rizqia Anisa Putri
  2. Rof’ina Rosyada Al Hakim
  3. Nafidatul Jannah
  4. Athala Zayyani

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunodjoyo Madura


Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

  • Penulis: TentangSehat.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyakit Zoonosis pada Kucing

    Pemeriksaan Gratis Penyakit Zoonosis (Toxoplasmosis dan Leptospirosis) pada Kucing di Kecamatan Wonokromo Surabaya

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Abstrak Latar belakang: Kucing merupakan salah satu hewan yang sangat dekat dengan manusia, oleh karena itu kesehatannya juga perlu diperhatikan guna menjaga kesehatan manusia. Banyak sekali penyakit kucing yang dapat menular ke manusia, adapun yang sering sekali menular pada manusia akan tetapi tidak secara dini terdeteksi adalah Toxoplasmosis dan Leptospiroris. Toxoplasmosis dapat menyebabkan penyakit yang […]

  • Hipertensi dan Diabetes

    Program Inovasi “PEPET SI DIA” (Pemantauan Penderita Hipertensi dan Diabetes dengan Kartu Merah Muda) di Puskesmas Patikraja

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan prevalensi hipertensi (HT) di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 30,8% dan prevalensi diabetes melitus (DM) sebesar 1,7%. Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi hipertensi meningkat dari 25,8% menjadi 34,1% pada usia 18 tahun ke atas, sedangkan prevalensi DM meningkat dari 6,9% menjadi 10,9% pada usia ≥ 15 tahun. Dari data program […]

  • Cara Membangun Personal Branding sebagai Dokter di Era Media Sosial

    Cara Membangun Personal Branding sebagai Dokter di Era Media Sosial

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Dahulu, seorang dokter dikenal terutama dari rekomendasi pasien, reputasi rumah sakit, jaringan profesional, dan komunikasi dari mulut ke mulut. Sekarang, perjalanan masyarakat mencari informasi tentang dokter telah berubah. Seseorang mungkin mengetahui nama dokter dari video edukasi kesehatan, artikel di internet, podcast, seminar, unggahan Instagram, atau diskusi profesional di LinkedIn. Setelah itu, mereka mencari nama dokter […]

  • tips gaya hidup sehat

    Gaya Hidup Sehat dan Peluang Besar Produk Organik

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Dalam beberapa tahun terakhir, gaya hidup sehat bukan lagi sekadar tren sesaat, melainkan telah menjadi bagian dari pola hidup masyarakat modern. Kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat seiring bertambahnya informasi mengenai gizi, keamanan pangan, serta dampak lingkungan dari aktivitas manusia. Masyarakat kini tidak hanya mempertimbangkan rasa dan harga suatu produk pangan, tetapi juga memperhatikan […]

  • berhenti membandingkan diri

    Kalau Dia Bisa, Kenapa Kamu Nggak: Menemukan Rasa Berharga di Tengah Dunia yang Menuntut Keseragaman

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Banyak dari kita seringkali mendengar kalimat ini “kalau dia bisa kenapa kamu nggak” banyak orang tua, motivator, teman atau lingkungan menggunakan kalimat ini dengan tujuan untuk memotivasi dan berbagai media sosial mengulanginya setiap hari dalam bentuk lain. Tentang teman yang berhasil mendapatkan pekerjaan impiannya, mereka yang sukses diusia yang masih muda, mereka yang terlihat aktif, […]

  • artikel gaya hidup sehat

    Menjaga Kesehatan: Investasi Jangka Panjang untuk Hidup Berkualitas

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 549
    • 0Komentar

    Kesehatan adalah harta yang paling berharga dalam kehidupan. Tanpa tubuh dan pikiran yang sehat, segala pencapaian dalam hidup bisa kehilangan maknanya. Oleh karena itu, menjaga kesehatan bukan hanya kewajiban pribadi, tetapi juga bentuk tanggung jawab sosial. Di era modern saat ini, dimana gaya hidup cenderung serba cepat dan instan, penting bagi setiap individu untuk kembali […]

expand_less