Breaking!
light_mode
Trending
Beranda » Berita » Kenalkan Gizi Seimbang Sejak Dini, Mahasiswa UTM Ajak Anak TK Belajar Makanan Sehat Lewat Permainan

Kenalkan Gizi Seimbang Sejak Dini, Mahasiswa UTM Ajak Anak TK Belajar Makanan Sehat Lewat Permainan

  • account_circle TentangSehat.com
  • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bangkalan, MMI – Di tengah maraknya konsumsi makanan cepat saji dan jajanan instan pada anak-anak, edukasi mengenai pola makan sehat menjadi hal yang semakin penting. Berangkat dari kondisi tersebut, sekelompok mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan kesehatan bertema “Mengenal Makanan Bergizi dan Bahaya Junk Fooddi TK Bhakti 1 Kamal, Kabupaten Bangkalan.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya pembentukan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini. Masa kanak-kanak merupakan fase emas pertumbuhan, sehingga pemahaman mengenai makanan bergizi perlu ditanamkan sedini mungkin agar dapat menjadi kebiasaan yang terbawa hingga dewasa.

Setibanya di lokasi, para mahasiswa disambut hangat oleh pihak sekolah dan para siswa. Sebanyak 12 anak mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Untuk menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan, kegiatan diawali dengan sesi perkenalan antara mahasiswa dan peserta.

Setelah suasana semakin akrab, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai makanan bergizi. Anak-anak dikenalkan pada berbagai kelompok makanan, mulai dari makanan pokok sebagai sumber energi, lauk-pauk sebagai sumber protein, hingga sayur dan buah yang kaya vitamin dan mineral.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga menjelaskan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan menjaga kesehatan tubuh.

Menariknya, edukasi tidak hanya dilakukan melalui ceramah. Agar anak-anak lebih mudah memahami materi, mahasiswa menerapkan metode belajar sambil bermain. Berbagai gambar makanan digunakan sebagai media pembelajaran sehingga peserta dapat mengenali jenis-jenis makanan sehat secara visual dan interaktif.

Keceriaan semakin terasa ketika sesi permainan dimulai. Anak-anak dibagi menjadi dua kelompok dan diberikan gambar berbagai jenis makanan serta media berbentuk piring kosong.

Baca juga: Makanan Bergizi

Mereka diminta menyusun makanan yang tepat agar membentuk menu bergizi seimbang. Tantangan sederhana tersebut ternyata mampu membangkitkan antusiasme peserta. Mereka berlomba-lomba memilih makanan yang sehat sambil berdiskusi dengan teman satu kelompok.

Melalui permainan tersebut, anak-anak tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga mempraktikkan langsung pengetahuan yang telah diperoleh. Hasilnya, sebagian besar peserta mampu membedakan makanan sehat dan makanan yang perlu dibatasi konsumsinya, seperti junk food yang mengandung kadar gula, garam, dan lemak tinggi.

Selain meningkatkan pengetahuan peserta mengenai gizi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan dapat dimulai dari pilihan makanan sehari-hari. Respons positif yang ditunjukkan anak-anak selama kegiatan berlangsung menjadi bukti bahwa penyampaian pesan kesehatan dengan metode yang kreatif dan interaktif lebih mudah diterima oleh anak usia dini.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, mahasiswa berharap anak-anak dapat mulai menerapkan kebiasaan makan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, aktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai insan akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui edukasi dan pemberdayaan di bidang kesehatan.

 


Penulis:

  1. R.Aj Rizqia Anisa Putri
  2. Rof’ina Rosyada Al Hakim
  3. Nafidatul Jannah
  4. Athala Zayyani

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunodjoyo Madura


Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

  • Penulis: TentangSehat.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Kurang Tidur terhadap Produktivitas

    Dampak Kurang Tidur terhadap Produktivitas

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Kurang tidur merupakan masalah kesehatan yang sering kali diremehkan, padahal konsekuensinya bisa signifikan dan memengaruhi banyak hal. Dalam dunia yang serba sibuk ini orang-orang sering kali memilih mengorbankan waktu tidur untuk menyelesaikan pekerjaan, tugas kuliah, atau bermain gawai sampai larut malam. Padahal, tidur merupakan proses alami yang bagus untuk memulihkan tubuh, menjaga keseimbangan hormon dan […]

  • cara menjaga kesehatan mental

    Scroll Seperlunya, Hidup Sepenuhnya: Menjaga Kesehatan Mental di Era Media Sosial

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Pernahkah kamu merasa lelah, cemas, atau overthinking setelah terlalu lama membuka media sosial? Awalnya hanya ingin melihat satu video atau membaca satu berita, tetapi tanpa sadar jari terus menggulir layar selama berjam-jam. Fenomena ini dikenal dengan istilah doomscrolling, yaitu kebiasaan terus-menerus melihat berita negatif atau konten yang memicu kecemasan di media sosial. Tidak sedikit orang […]

  • Sikat Gigi Bersama

    SIGIBER Tanamkan Senyum Sehat Sejak Dini di Nagari Pauh Kamang Mudiak

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Agam, MMI – Kesadaran menjaga kesehatan gigi perlu dibangun sejak anak masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak. Berangkat dari semangat itu, mahasiswa KKN Pauh Kamang Mudiak Universitas Andalas menggelar program edukasi SIGIBER (Sikat Gigi Bersama) di TK Aisyiyah Bustanul Athfal, Nagari Pauh Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Kamis (08/01/2026). Kegiatan […]

  • media edukasi kesehatan

    Edukasi Manajemen Nyeri Komplementer Distraksi Audiovisual pada Pasien Rheumatoid Arthritis di Desa Lidah Tanah Serdang Bedagai

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di Desa Lidah Tanah Serdang Bedagai yang diketahui Bapak Mulidan, S.Kep, Ns, M.Kep selaku Dosen Prodi Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan rangkaian acara memberikan penyuluhan berjudul “Penerapan terapi komplementer dengan menggunakan distraksi audiovisual untuk menurunkan intesitas nyeri yang dirasakan oleh pasien rheumatoid arthtritis” pada Kamis (22/01) pukul […]

  • cara aman minum teh

    Kebiasaan Minum Teh di Indonesia dan Kaitannya dengan Zat Tanin sebagai Faktor Risiko Anemia

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 381
    • 1Komentar

    Pendahuluan Teh merupakan salah satu minuman yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Minuman ini tidak hanya dikonsumsi sebagai pelepas dahaga, tetapi juga telah menjadi bagian dari budaya sosial dan kebiasaan sehari-hari. Teh sering disajikan di pagi hari, saat bersantai di sore hari, maupun sebagai pelengkap hidangan setelah makan. Kebiasaan minum teh ini diwariskan secara […]

  • Spiritual Care

    Di Balik Teknologi Modern Rumah Sakit: Pentingnya Empati dan Spiritual Care bagi Pasien Kronis

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Perkembangan pelayanan kesehatan membawa banyak kemajuan mulai dari teknologi medis semakin canggih hingga sistem pelayanan yang lebih modern. Namun, di balik kemajuan tersebut, kedekatan emosional antara tenaga kesehatan dan pasien perlahan mulai memudar. Pelayanan kesehatan sering kali terlalu berfokus pada tindakan medis dan hasil klinis, padahal pasien tidak hanya datang dengan keluhan fisik, tetapi juga […]

expand_less