Breaking!
light_mode
Trending
Beranda » Artikel » Edukasi Manajemen Nyeri Komplementer Distraksi Audiovisual pada Pasien Rheumatoid Arthritis di Desa Lidah Tanah Serdang Bedagai

Edukasi Manajemen Nyeri Komplementer Distraksi Audiovisual pada Pasien Rheumatoid Arthritis di Desa Lidah Tanah Serdang Bedagai

  • account_circle TentangSehat.com
  • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
  • visibility 303
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di Desa Lidah Tanah Serdang Bedagai yang diketahui Bapak Mulidan, S.Kep, Ns, M.Kep selaku Dosen Prodi Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners.

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan rangkaian acara memberikan penyuluhan berjudul “Penerapan terapi komplementer dengan menggunakan distraksi audiovisual untuk menurunkan intesitas nyeri yang dirasakan oleh pasien rheumatoid arthtritis” pada Kamis (22/01) pukul 09.00 WIB.

Upaya dan usaha yang dilakukan Dosen Institut Kesehatan Helvetia bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan bagi pasien dalam melakukan terapi komplementer dengan menggunakan teknik distraksi audiovisual seperti mendengar musik sambil memandang tanaman hijau untuk mengalihkan nyeri yang dirasakan.

Ketua tim Bapak Mulidan, S.Kep, Ns, M.Kep mengatakan manfaat terapi komplomenter distraksi audiovisual untuk menurunkan intensitas nyeri merupakan cara yang efektif untuk menurunkan nyeri pada pasien rheumatoid arthtritis secara teknik nonfarmakologi dengan metode pengalihan rasa tidak nyaman (nyeri) dengan cara fokus pada sebuah objek visual dan audio.

Distraksi merupakan salah satu teknik yang efektif dalam pengalihan alam bawah sadar pasien sehingga pasien tidak berfokus pada nyeri.

Teknik distraksi dilakukan dengan cara pasien dianjurkan tarik nafas dalam dengan pikiran yang tenang, kemuadian pasien memilih tempat yang tenang (disukai), lingkungan yang tenang, kemudian pasien dianjurkan menggunakan objek seperti mendengar musik, murottal Quran sambil memandang objek (halaman rumah) dengan 15-20 menit setiap pasien mengalami nyeri ringan-sedang.

Baca Juga: Cegah Overweight pada Balita dengan Edukasi Permainan Engklek

Pemberian distraksi yang bersifat sementara dan hanya mengalihkan perhatian pasien agar tidak berfokus pada nyeri serta tindakan distraksi bersifat jangka pendek.

Beliau juga mengatakan penerapan penggunakan distraksi audiovisual untuk untuk menurukan intesitas nyeri atau ketidaknyaman yang dilakukan kepada masyarakat guna untuk meningkatkan pengetahuan dan mengubah tingkah laku.

Oleh karena itu, pentingnya melakukan edukasi terkait manajemen nyeri komplementer kepada masyarakat dalam edukasi terapi komplementer dengan menggunakan distraksi audiovisual.

Pendidikan kesehatan pada hakikatnya adalah suatu kegiatan atau usaha untuk menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat, kelompok atau individu. Hasil yang diharapkan dengan adanya pesan tersebut, masyarakat, kelompok atau individu dapat memperoleh pengetahuan tentang kesehatan yang lebih baik.

Adanya peningkatan pengetahuan atau edukasi merupakan indikator pendidikan kesehatan yang dilakukan terhadap perilakunya, dengan membawa perubahan baik dari segi kognitif, sikap, dan perilaku sasaran.

Baca Juga: Tips Menjaga Kesehatan di Era Perubahan Cuaca yang Ekstrem

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan yaitu memberikan edukasi kepada masyarakat berupa teknik menurunkan nyeri dengan nonfarmakologi (komplementer) jenis distraksi audiovisual.

Hasil yang didapatkan setelah dilakukan pengabdian masyarakat pada Kamis (22/01) pukul 09.00 WIB di Desa Lidah Tanah Serdang Bedagai, masyarakat yang mengikuti penyuluhan kesehatan terkait teknik menurunkan intensitas nyeri ringan-sedang dengan menggunakan distraksi audiovisual mengikuti serta mendengarkan semua materi yang dipaparkan.

Masyarakat kesehatan juga aktif dalam mengaplikasikan penerapan penggunakan teknik distraksi audiovisual pada masyarakat rheumatoid arthtritis. Pada dasarnya pengabdian kepada masyarkat yang sudah dilakukan sangat penting untuk memberikan informasi wawasan serta pengetahuan kepada masyarakat.

Keinginan atau motivasi masyarakat sangat berpengaruh terhadap sukses atau tidaknya penyampain edukasi ke masing-masing masyarakat dalam mengikuti acara penyuluhan.


Penulis: Mulidan, S.Kep., Ns., M.Kep.
Dosen Keperawatan Institut Kesehatan Helvetia


Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi

  • Penulis: TentangSehat.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Mengobati Bronkitis dengan Obat Herbal

    7 Cara Mengobati Bronkitis dengan Obat Herbal yang Terbukti Efektif

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Bronkitis merupakan kondisi peradangan pada saluran bronkial yang dapat menyebabkan batuk, sesak napas, dan ketidaknyamanan. Nah, mari kita bahas cara mengobati bronkitis dengan obat herbal. Walaupun pengobatan medis konvensional tersedia, semakin banyak orang mencari cara mengobati bronkitis dengan obat herbal sebagai alternatif yang lebih alami dan minim efek samping. Pada artikel ini, kamu akan menemukan […]

  • Digigit Anjing Ini Pertolongan Pertama yang Tepat dan Kapan Harus ke Dokter

    Digigit Anjing? Ini Pertolongan Pertama yang Tepat dan Kapan Harus ke Dokter

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Digigit anjing merupakan kondisi yang tidak boleh dianggap sepele. Meski luka terlihat kecil, gigitan anjing dapat menyebabkan perdarahan, kerusakan jaringan, infeksi bakteri, hingga meningkatkan risiko penularan rabies apabila berasal dari hewan yang terinfeksi. Oleh karena itu, setiap luka akibat gigitan anjing memerlukan penanganan yang cepat dan tepat untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Langkah pertolongan […]

  • Peran AI dalam dunia kedokteran

    Menakar Kecerdasan Buatan di Balik Kehangatan Stetoskop Dokter

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Dunia kedokteran saat ini sedang mengalami perubahan besar karena masuknya teknologi kecerdasan buatan atau AI. Sebagai mahasiswa kedokteran, kita tidak hanya belajar menghafal anatomi tubuh atau jenis penyakit, tetapi juga harus siap bekerja sama dengan teknologi ini. Sekarang, AI sudah bisa membaca hasil rontgen dan menganalisis gejala penyakit dengan sangat cepat. Di satu sisi, teknologi […]

  • Edukasi Hipertensi

    Mengenal LIMA KENDALI: Inovasi Edukasi Hipertensi dengan Foldable Bag dan Lagu Hipertensi

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Tekanan darah tinggi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab utama kematian dini di dunia dan menjadi sebuah ancaman kesehatan bagi masyarakat karena potensinya yang mampu mengakibatkan kondisi komplikasi seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2019). Seseorang dapat dikategorikan tekanan darah tinggi ketika mengalami keadaan tekanan darah […]

  • Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

    7 Obat Tradisional untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi yang Terbukti Ampuh

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan masalah kesehatan lainnya. Di Indonesia, sekitar 1 dari 3 orang dewasa mengalami hipertensi, namun banyak yang belum menyadari gejalanya. Untungnya, ada beberapa obat tradisional yang terbukti efektif untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi secara alami. Artikel ini akan membahas 7 […]

  • tips gaya hidup sehat

    Gaya Hidup Sehat: Pilihan atau Kebutuhan?

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Di era modern saat ini, banyak orang lebih sibuk dengan pekerjaan, pendidikan, dan hiburan daripada menjaga kesehatan mereka. Begadang, kurang berolahraga, dan mengonsumsi makanan cepat saji adalah kebiasaan umum, terutama di kalangan remaja. Padahal, kesehatan adalah faktor penting yang memengaruhi kualitas hidup seseorang. Jika tubuh tidak dirawat dengan baik, berbagai penyakit dapat muncul dan mengganggu […]

expand_less