Breaking!
light_mode
Trending
Beranda » Artikel » Cegah Overweight pada Balita dengan Edukasi Permainan Engklek

Cegah Overweight pada Balita dengan Edukasi Permainan Engklek

  • account_circle tentangsehatcom
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 460
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Masalah gizi pada balita merupakan masalah kesehatan yang menjadi perhatian global, termasuk di Indonesia.

Saat ini, masalah gangguan gizi tidak hanya kekurangan gizi, tetapi kelebihan berat badan (overweight) pada balita juga menjadi fenomena yang semakin sering dijumpai.

Mengapa Overweight pada Balita Terjadi?

Kelebihan berat badan terjadi karena ketidakseimbangan antara asupan dan keluaran energi (energy expenditures) sehingga terjadi kelebihan energi yang selanjutnya disimpan dalam bentuk jaringan lemak. Kondisi ini disebabkan oleh dua faktor:

  1. Tingginya paparan terhadap makanan dengan nilai gizi rendah, seperti makanan tinggi kalori namun rendah zat gizi.
  2. Rendahnya tingkat aktivitas fisik anak, sehingga asupan energi yang berlebih tidak seimbang dengan pengeluarannya.

Tantangan terbesar bagi tenaga kesehatan khususnya ahli gizi dalam memberikan edukasi adalah bagaimana menyampaikan edukasi gizi dengan cara yang menarik, interaktif dan mudah diterapkan.

Baca Juga: Mengapa Berat Badan Balita Tidak Naik? Kenali Penyebab dan Solusinya

Metode ceramah sering kali membuat ibu balita bosan dan sulit menerapkan ke dalam praktik sehari-hari di rumah.

Permainan engklek hadir sebagai solusi kreatif yang mengubah penyampaian materi menjadi lebih interaktif.

Ibu tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi bisa sekaligus mengajak balita bergerak aktif melalui setiap tahapan lompatan engklek.

Manfaat Edukasi Menggunakan Permainan Engklek

1. Melatih Kekuatan Fisik

Permainan engklek ini dilakukan dengan cara melompat dengan menggunakan otot-otot besar, dimana otot-otot tersebut digunakan untuk menggerakkan tubuh agar berpindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya.

2. Meningkatkan Hubungan dengan Teman Sebaya

Permainan ini memungkinkan anak untuk lebih mudah bersosialisasi dan beradaptasi di lingkungan sekitar, memperkuat hubungan.

3. Mempermudah Penyerapan Informasi

Dalam setiap kotak permainan engklek berisi informasi zat gizi dan aktivitas fisik lengkap dengan manfaatnya. Hal ini membantu ibu lebih mudah mengingat materi yang disampaikan.

4. Peningkatan Perkembangan Kognitif Anak

Melalui permainan engklek, anak diberikan kesempatan untuk berpikir strategis dalam usaha memperoleh petak, yang merangsang perkembangan kognitif dan meningkatkan kecerdasan berpikir mereka.

overweight pada balita

Foto: Dok. MMI

Baca Juga: Bukan Sulit Diatur: Memahami ADHD pada Anak Tanpa Menghakimi

Tujuan Edukasi Menggunakan Permainan Engklek

  1. Meningkatkan pengetahuan ibu balita terkait dampak overweight.
  2. Meningkatkan pengetahuan ibu balita terkait pemilihan dan porsi makan sesuai dengan usia.
  3. Meningkatkan pengetahuan ibu balita terkait dampak jajanan yang tidak sehat.

Keberhasilan Program KOPAS

Kegiatan penyuluhan ini dilakukan oleh Mahasiswa Profesi Dietisien Universitas Esa Unggul melalui program bernama KOPAS (Kontrol Asupan Porsi Anak Sehat).

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2025, di Posyandu Sakura wilayah kerja Puskesmas Gembor, Kota Tangerang.

Sebanyak 20 ibu balita beserta balitanya yang memiliki status gizi overweight mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi:

  • Pengisian presensi
  • Pengisian pre-test
  • Pemaparan materi berisi tentang dampak dari overweight pada balita, bahan makanan yang dianjurkan dan dibatasi untuk balita khususnya balita overweight, porsi makan balita sesuai usia, pentingnya aktivitas fisik pada balita dan dampak jajanan tidak sehat pada balita.
  • Bermain permainan engklek
  • Pengisian post-test

Pada pelaksanaannya, balita aktif berpartisipasi mengikuti game engklek, setiap balita berbaris untuk melempar batu ke kotak permainan, lalu melompat menuju kota tersebut.

Keunikan dari program ini terletak pada tantangan bagi ibu balita, sebelum balita melanjutkan lompatan sampai kotak finish, ibu balita harus menjawab pertanyaan sesuai dengan di kotak mana batu itu jatuh.

Hasilnya, sebagian besar ibu balita mampu menjawab pertanyaan dengan tepat. Data pre-test dan post-test menunjukan adanya peningkatan pengetahuan ibu balita sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan.

Hal ini membuktikan bahwa penyuluhan menggunakan media permainan engklek sangat efektif untuk dilakukan sebagai media dalam penyuluhan.

Baca Juga: Fakta atau Menyesatkan: Konsumsi Susu 2 Liter per Hari Baik untuk Tinggi Anak

Kesimpulan

Melalui program KOPAS, membuktikan bahwa edukasi gizi dapat dilakukan dengan cara yang lebih menyenangkan.

Dengan menggunakan permainan tradisional, seperti engklek, edukasi gizi menjadi lebih efektif dan interaktif.

Perpaduan antara edukasi dan aktivitas fisik melalui permainan engklek tidak hanya meningkatkan pengetahuan ibu balita, tetapi juga menjadi media untuk melakukan aktivitas fisik pada balita.


Penulis: Suci Ramadhani, S.Gz.
Mahasiswa Profesi Dietisien, Universitas Esa Unggul


Dosen Pengampu: Yuni Pradilla Fitri, S.P., M.Si.


Clinical Instructor: Ari Lestari, S.Gz.


Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi


Daftar Pustaka

Putri, F. A., & Zega, R. F. W. (2024). Meningkatkan Kesehatan Mental Generasi Alpha Melalui Permainan Engklek. Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama, 2(2), 156-167.

Aulia, M., Fadila, S., Solehah, E., & Sari, I. P. (2023). Menstimulus Perkembangan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Engklek dl Kober Miftahul Fallah. Edu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini, 2(2), 171-185.

Budiwiarti, Y. E., Asikin, A., Santosa, A., Ratnawati, A., Ruliandari, D., dkk. (2025). Penuntun Diet Dan Terapi Gizi Pada Anak. Penerbit Buku Kedokteran EGC

  • Penulis: tentangsehatcom

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • media edukasi kesehatan

    Edukasi Manajemen Nyeri Komplementer Distraksi Audiovisual pada Pasien Rheumatoid Arthritis di Desa Lidah Tanah Serdang Bedagai

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 333
    • 0Komentar

    Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di Desa Lidah Tanah Serdang Bedagai yang diketahui Bapak Mulidan, S.Kep, Ns, M.Kep selaku Dosen Prodi Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan rangkaian acara memberikan penyuluhan berjudul “Penerapan terapi komplementer dengan menggunakan distraksi audiovisual untuk menurunkan intesitas nyeri yang dirasakan oleh pasien rheumatoid arthtritis” pada Kamis (22/01) pukul […]

  • Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

    7 Obat Tradisional untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi yang Terbukti Ampuh

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 577
    • 0Komentar

    Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan masalah kesehatan lainnya. Di Indonesia, sekitar 1 dari 3 orang dewasa mengalami hipertensi, namun banyak yang belum menyadari gejalanya. Untungnya, ada beberapa obat tradisional yang terbukti efektif untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi secara alami. Artikel ini akan membahas 7 […]

  • Deteksi Dini Kanker Payudara

    Deteksi Dini Kanker Payudara: Langkah Sederhana yang Dapat Menyelamatkan Nyawa

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Kanker Payudara Masih Menjadi Ancaman bagi Perempuan Indonesia Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan di Indonesia. Berdasarkan data GLOBOCAN 2022, terdapat sekitar 66.271 kasus baru atau sekitar 30,1% dari seluruh kasus kanker di Indonesia. Sayangnya, sebagian besar pasien baru datang berobat ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut sehingga peluang kesembuhan menjadi […]

  • Peran Mahasiswa Kedokteran

    Vaksinasi Media Sosial: Peran Mahasiswa Kedokteran Melawan Infodemik Kesehatan di Era Digital

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Di Tengah Ledakan Informasi Kesehatan Di era digital yang serba cepat, media sosial telah menjadi sumber utama masyarakat dalam mencari informasi kesehatan. Sayangnya, tidak semua informasi yang beredar dapat dipertanggungjawabkan. Mulai dari berita tentang “obat ajaib”, teori konspirasi tentang vaksin, hingga tips diet ekstrem tanpa dasar ilmiah—semuanya menyebar dengan cepat tanpa penyaring yang memadai. Fenomena […]

  • Generasi Bebas Stunting

    Barru dan Pertaruhan Generasi Bebas Stunting

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 520
    • 0Komentar

    Stunting, Taruhan Masa Depan Stunting bukan sekadar masalah gizi, tetapi taruhan bagi masa depan generasi emas di masa mendatang. Stunting masih menjadi persoalan serius di Indonesia, termasuk di Provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan data SSGI Kemenkes RI (2024), prevalensi stunting di Provinsi Sulawesi Selatan mencapai 23,1 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 19,8 persen. Hal […]

  • Inovasi PMT

    Manis Alami dari Pangan Lokal: Inovasi PMT Puding Lapis Kacang Hijau dan Ubi Ungu

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Masalah gizi buruk pada balita masih menjadi tantangan global, termasuk di Indonesia. Di tingkat nasional, berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Survei Status Gizi Indonesia (2022), prevalensi stunting tercatat sebesar 21,6%, underweight 17,1%, dan wasting 7,7% pada balita. Meskipun angka tersebut menunjukkan tren penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, prevalensi masalah gizi pada balita masih tergolong […]

expand_less