Breaking News
light_mode
Trending
Beranda » Artikel » Cegah Overweight pada Balita dengan Edukasi Permainan Engklek

Cegah Overweight pada Balita dengan Edukasi Permainan Engklek

  • account_circle tentangsehatcom
  • calendar_month Sel, 23 Des 2025
  • visibility 363
  • comment 0 komentar

Masalah gizi pada balita merupakan masalah kesehatan yang menjadi perhatian global, termasuk di Indonesia.

Saat ini, masalah gangguan gizi tidak hanya kekurangan gizi, tetapi kelebihan berat badan (overweight) pada balita juga menjadi fenomena yang semakin sering dijumpai.

Mengapa Overweight pada Balita Terjadi?

Kelebihan berat badan terjadi karena ketidakseimbangan antara asupan dan keluaran energi (energy expenditures) sehingga terjadi kelebihan energi yang selanjutnya disimpan dalam bentuk jaringan lemak. Kondisi ini disebabkan oleh dua faktor:

  1. Tingginya paparan terhadap makanan dengan nilai gizi rendah, seperti makanan tinggi kalori namun rendah zat gizi.
  2. Rendahnya tingkat aktivitas fisik anak, sehingga asupan energi yang berlebih tidak seimbang dengan pengeluarannya.

Tantangan terbesar bagi tenaga kesehatan khususnya ahli gizi dalam memberikan edukasi adalah bagaimana menyampaikan edukasi gizi dengan cara yang menarik, interaktif dan mudah diterapkan.

Baca Juga: Mengapa Berat Badan Balita Tidak Naik? Kenali Penyebab dan Solusinya

Metode ceramah sering kali membuat ibu balita bosan dan sulit menerapkan ke dalam praktik sehari-hari di rumah.

Permainan engklek hadir sebagai solusi kreatif yang mengubah penyampaian materi menjadi lebih interaktif.

Ibu tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi bisa sekaligus mengajak balita bergerak aktif melalui setiap tahapan lompatan engklek.

Manfaat Edukasi Menggunakan Permainan Engklek

1. Melatih Kekuatan Fisik

Permainan engklek ini dilakukan dengan cara melompat dengan menggunakan otot-otot besar, dimana otot-otot tersebut digunakan untuk menggerakkan tubuh agar berpindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya.

2. Meningkatkan Hubungan dengan Teman Sebaya

Permainan ini memungkinkan anak untuk lebih mudah bersosialisasi dan beradaptasi di lingkungan sekitar, memperkuat hubungan.

3. Mempermudah Penyerapan Informasi

Dalam setiap kotak permainan engklek berisi informasi zat gizi dan aktivitas fisik lengkap dengan manfaatnya. Hal ini membantu ibu lebih mudah mengingat materi yang disampaikan.

4. Peningkatan Perkembangan Kognitif Anak

Melalui permainan engklek, anak diberikan kesempatan untuk berpikir strategis dalam usaha memperoleh petak, yang merangsang perkembangan kognitif dan meningkatkan kecerdasan berpikir mereka.

overweight pada balita

Foto: Dok. MMI

Baca Juga: Bukan Sulit Diatur: Memahami ADHD pada Anak Tanpa Menghakimi

Tujuan Edukasi Menggunakan Permainan Engklek

  1. Meningkatkan pengetahuan ibu balita terkait dampak overweight.
  2. Meningkatkan pengetahuan ibu balita terkait pemilihan dan porsi makan sesuai dengan usia.
  3. Meningkatkan pengetahuan ibu balita terkait dampak jajanan yang tidak sehat.

Keberhasilan Program KOPAS

Kegiatan penyuluhan ini dilakukan oleh Mahasiswa Profesi Dietisien Universitas Esa Unggul melalui program bernama KOPAS (Kontrol Asupan Porsi Anak Sehat).

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2025, di Posyandu Sakura wilayah kerja Puskesmas Gembor, Kota Tangerang.

Sebanyak 20 ibu balita beserta balitanya yang memiliki status gizi overweight mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi:

  • Pengisian presensi
  • Pengisian pre-test
  • Pemaparan materi berisi tentang dampak dari overweight pada balita, bahan makanan yang dianjurkan dan dibatasi untuk balita khususnya balita overweight, porsi makan balita sesuai usia, pentingnya aktivitas fisik pada balita dan dampak jajanan tidak sehat pada balita.
  • Bermain permainan engklek
  • Pengisian post-test

Pada pelaksanaannya, balita aktif berpartisipasi mengikuti game engklek, setiap balita berbaris untuk melempar batu ke kotak permainan, lalu melompat menuju kota tersebut.

Keunikan dari program ini terletak pada tantangan bagi ibu balita, sebelum balita melanjutkan lompatan sampai kotak finish, ibu balita harus menjawab pertanyaan sesuai dengan di kotak mana batu itu jatuh.

Hasilnya, sebagian besar ibu balita mampu menjawab pertanyaan dengan tepat. Data pre-test dan post-test menunjukan adanya peningkatan pengetahuan ibu balita sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan.

Hal ini membuktikan bahwa penyuluhan menggunakan media permainan engklek sangat efektif untuk dilakukan sebagai media dalam penyuluhan.

Baca Juga: Fakta atau Menyesatkan: Konsumsi Susu 2 Liter per Hari Baik untuk Tinggi Anak

Kesimpulan

Melalui program KOPAS, membuktikan bahwa edukasi gizi dapat dilakukan dengan cara yang lebih menyenangkan.

Dengan menggunakan permainan tradisional, seperti engklek, edukasi gizi menjadi lebih efektif dan interaktif.

Perpaduan antara edukasi dan aktivitas fisik melalui permainan engklek tidak hanya meningkatkan pengetahuan ibu balita, tetapi juga menjadi media untuk melakukan aktivitas fisik pada balita.


Penulis: Suci Ramadhani, S.Gz.
Mahasiswa Profesi Dietisien, Universitas Esa Unggul


Dosen Pengampu: Yuni Pradilla Fitri, S.P., M.Si.


Clinical Instructor: Ari Lestari, S.Gz.


Editor: Siti Sajidah El-Zahra
Bahasa: Rahmat Al Kafi


Daftar Pustaka

Putri, F. A., & Zega, R. F. W. (2024). Meningkatkan Kesehatan Mental Generasi Alpha Melalui Permainan Engklek. Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama, 2(2), 156-167.

Aulia, M., Fadila, S., Solehah, E., & Sari, I. P. (2023). Menstimulus Perkembangan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Engklek dl Kober Miftahul Fallah. Edu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini, 2(2), 171-185.

Budiwiarti, Y. E., Asikin, A., Santosa, A., Ratnawati, A., Ruliandari, D., dkk. (2025). Penuntun Diet Dan Terapi Gizi Pada Anak. Penerbit Buku Kedokteran EGC

  • Penulis: tentangsehatcom

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • cara menjaga kesehatan mental

    Scroll Seperlunya, Hidup Sepenuhnya: Menjaga Kesehatan Mental di Era Media Sosial

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Pernahkah kamu merasa lelah, cemas, atau overthinking setelah terlalu lama membuka media sosial? Awalnya hanya ingin melihat satu video atau membaca satu berita, tetapi tanpa sadar jari terus menggulir layar selama berjam-jam. Fenomena ini dikenal dengan istilah doomscrolling, yaitu kebiasaan terus-menerus melihat berita negatif atau konten yang memicu kecemasan di media sosial. Tidak sedikit orang […]

  • kebiasaan begadang

    Tidur Bukanlah Sekadar Istirahat, tapi Kunci Kesehatan

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2026
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Saat ini, banyak orang menganggap bahwa tidur adalah hal yang lumrah untuk dikurangi. Kebiasaan tidur larut malam atau begadang seolah sudah menjadi hal yang biasa, terutama di kalangan pelajar dan pekerja lembur. Tidak sedikit pula orang yang tidur terlalu malam hanya karena bermain ponsel atau media sosial tanpa tujuan yang jelas. Padahal, seiring berjalannya waktu, […]

  • Manfaat Kunyit da Jahe

    7 Manfaat Kunyit dan Jahe serta Temulawak yang Mengejutkan!

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle Redaksi TentangSehat.com
    • visibility 517
    • 0Komentar

    Manfaat kunyit dan jahe serta temulawak sudah menjadi rahasia warisan nenek moyang yang kini terbukti secara ilmiah. Kamu yang sedang mencari solusi alami untuk menjaga kesehatan tubuh wajib tahu bagaimana ramuan herbal ini bisa memberikan dampak luar biasa ketika dikonsumsi secara teratur. Senyawa Aktif untuk Perlindungan Maksimal Kunyit mengandung kurkumin, jahe memiliki gingerol, dan temulawak […]

  • Hipertensi pada Lansia

    Cegah Komplikasi: Kenali Cara Mengontrol Hipertensi pada Lansia

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan jenis Penyakit Tidak Menular (PTM) yang menjadi penyebab utama kematian dini di seluruh dunia. World Heart Organization (WHO) memperkirakan penderita hipertensi di seluruh dunia sekitar 1,28 miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada usia 65 – 74 […]

  • cara mengelola stres

    10 Cara Mengelola Stres yang Ampuh dan Mudah

    • calendar_month Sel, 5 Des 2023
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Stres adalah reaksi alami tubuh terhadap tekanan atau tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun bisa menjadi dorongan untuk menghadapi situasi yang menantang, stres yang berkepanjangan dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental kita. Nah mari kita cari tahu cara mengelola stres pada artikel berikut. Jadi penting untuk mengelola stres dengan cara yang […]

  • Cara Mengobati Diabetes dengan Obat Herbal

    7 Cara Mengobati Diabetes secara Alami dengan Obat Herbal yang Efektif

    • calendar_month Sel, 10 Des 2024
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 489
    • 0Komentar

    Diabetes melitus adalah penyakit yang semakin banyak dialami oleh masyarakat di seluruh dunia. Penyakit ini terjadi ketika tubuh tidak dapat memproduksi insulin dengan cukup atau tidak dapat menggunakan insulin dengan efektif. Insulin adalah hormon yang sangat penting untuk mengatur kadar gula darah. Salah satu cara untuk mengelola diabetes adalah dengan menggunakan obat herbal. Selanjutnya, mari […]

expand_less