Breaking News
light_mode
Trending
Beranda » Gizi » Fakta atau Menyesatkan: Konsumsi Susu 2 Liter per Hari Baik untuk Tinggi Anak

Fakta atau Menyesatkan: Konsumsi Susu 2 Liter per Hari Baik untuk Tinggi Anak

  • account_circle TentangSehat.com
  • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
  • visibility 387
  • comment 0 komentar

Kepala BGN Dr. Ir. Dadan Hindaya, menyatakan bahwa konsumsi susu 2 liter setiap hari efektif untuk meningkatkan tinggi badan anak, dibuktikan dengan tinggi kedua anaknya lebih dari 180 cm.

Pernyataan ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan umum dan tenaga kesehatan. Apakah benar konsumsi susu 2 liter per hari baik untuk pertumbuhan atau justru membahayakan anak?

Konsumsi susu yang berlebih dapat menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan, seperti diare, sembelit, mual, muntah, kembung, dan kram perut.

Hal ini disebabkan oleh laktosa yang membutuhkan enzim laktase untuk dicerna, dan pada beberapa orang, terutama anak-anak, jumlah enzim ini tidak cukup sehingga menimbulkan intoleransi laktosa.

Kelebihan konsumsi susu juga dapat meningkatkan risiko obesitas. Apabila susu dikonsumsi melebihi kebutuhan sehari dan tidak disertai pengeluaran energi yang seimbang dengan asupan makan, akan terjadi penumpukan energi yang mengakibatkan kegemukan pada anak.

Dampak lain dari asupan susu yang berlebih yaitu dapat menghambat penyerapan zat besi yang berpotensi menyebabkan anemia. Selain itu, susu juga dapat memicu reaksi alergi pada individu yang sensitif, termasuk gatal-gatal, gangguan pencernaan, serta reaksi anafilaksis yang dapat menyebabkan kematian.

Jadi berapa baiknya anak konsumsi susu dalam satu hari?

  • Usia 1 – 3 tahun : 400 – 500 mL
  • Usia 4 – 8 tahun : 500 – 600 mL
  • Usia 9 – 18 tahun : 600 – 800 mL

Jadi, konsumsi susu per hari perlu dibatasi untuk mencegah dampak buruk dari kelebihan asupan susu. Jika ingin meningkatkan asupan protein, masih terdapat banyak sumber makanan lain yang kaya akan protein selain susu yang lebih diutamakan untuk anak, seperti telur, ikan, daging, kacang-kacangan, dan lainnya.

Asupan makan dapat mendukung pertumbuhan tinggi anak. Namun terdapat banyak faktor pendukung lain yang memengaruhi pertumbuhan anak, seperti aktivitas fisik, istirahat yang berkualitas, genetik, dan kesehatan fisik.

Penulis: Fadiah Adliah, S.Gz.
Mahasiswa Pendidikan Profesi Dietisien Universitas Esa Unggul

 

Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi

Referensi

Anwar, K., Salsabilla, A., & Syah, M. N. H. (2023). The Relationship between the Frequency of Formula Feeding and the Use of Milk Bottle Size with the Nutritional Status of Infants Aged 0-24 Months at Puskesmas Merdeka, Bogor City. Amerta Nutrition, 7(2 SP), 92–99. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i2SP.2023.92-99

Dzulkifli, A., Sumarmi, S., Isaura, E. R., Syahdana, A. N., Mahmudiono, T., Mahmudah, M., & Melaniani, R. R. S. (2024). The Relationship Between the Age of Toddlers, the Provision of Formula Milk, and Residence Location with the Occurrence of Diarrhoea: An Analysis of DHS Data. Amerta Nutrition, 8(4), 574–581. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i4.2024.574-581

Gusneti, I., Nurazila, A., Nelvi, M., Yeni, Z., & Hidayat, H. (2025). Pertumbuhan Fisik Anak Usia Sekolah Dasar : Tantangan dan Strategi Pengelolaannya di Sekolah. 9, 1738–1745.

Ilmiasih, R. (2020). Comparison of Cow Milk Consumption and Processed Products by Mother with Regurgitation in Baby. Jurnal Keperawatan, 11(2), 161–169. https://doi.org/10.22219/jk.v11i2.12683

Oktaviani, I., Rahmawati, D., & Kana, Y. N. R. (2021). Prevalensi dan Faktor Risiko Anemia pada Anak di Negara Maju. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(4), 218. https://doi.org/10.26714/jkmi.16.4.2021.218-226

Surya, A. S., & Salmiyanti. (2023). ANAK DENGAN ALERGI SUSU SAPI Ade Saifan Surya. Jurnal Mahasiswa Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 1(3), 101–112.

 

 

Ikuti berita terbaru di Google News

  • Penulis: TentangSehat.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMT Bubur Sumsum

    Peran Posyandu dalam Mencegah Stunting melalui PMT Bubur Sumsum berbasis Daun Kelor dan Kacang Merah

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas jangka panjang. Posyandu sebagai layanan kesehatan berbasis masyarakat memiliki peran strategis dalam pencegahan stunting melalui pemantauan pertumbuhan, edukasi gizi, dan intervensi gizi spesifik, seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Artikel ini bertujuan menganalisis potensi PMT bubur sumsum berbasis daun kelor (Moringa oleifera) […]

  • Emotional Exhaustion

    Ketika Jiwa Lelah: Memahami Apa itu Emotional Exhaustion

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Pendahuluan Di tengah meningkatnya tuntutan hidup, pekerjaan yang semakin padat, serta tekanan untuk terus meningkatkan produktivitas di dunia kerja, individu dewasa modern sering kali terjebak dalam peran ganda sebagai pekerja, orang tua, pasangan, dan anggota sosial. Selain itu, hiruk-pikuk dunia digital yang membuat setiap orang terhubung tanpa henti semakin menambah beban. Semua faktor ini berkontribusi […]

  • hiv aids odha

    Community-based Healthcare: Jalan Mencapai Inklusivisme bagi ODHA

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Penyediaan layanan kesehatan yang efektif dan inklusif bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) telah menjadi agenda dan prioritas yang ingin dicapai oleh berbagai kalangan sejak lama. Layanan kesehatan bagi ODHA adalah bagian integral dari strategi penanggulangan HIV/AIDS. Segala upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS sudah barang tentu melibatkan peran layanan kesehatan. Namun, salah satu hal yang masih […]

  • Hipertensi pada Lansia

    Cegah Komplikasi: Kenali Cara Mengontrol Hipertensi pada Lansia

    • calendar_month Ming, 20 Jul 2025
    • account_circle Salwa Alifah Yusrina
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan jenis Penyakit Tidak Menular (PTM) yang menjadi penyebab utama kematian dini di seluruh dunia. World Heart Organization (WHO) memperkirakan penderita hipertensi di seluruh dunia sekitar 1,28 miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun. Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada usia 65 – 74 […]

  • sakit campak

    Campak Lebih Menular daripada COVID-19

    • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Saat ini publik dikejutkan dengan wabah campak yang terjadi di Kabupaten Sumenep, Madura. Wabah ini telah merengut nyawa 17 anak dan menginfeksi hampir 2.000 lainnya selama delapan bulan terakhir, terhitung dari bulan Agustus 2025. Akibat lonjakan kasus yang signifikan ini, otoritas setempat mengklasifikasikannya menjadi KLB (Kejadian Luar Biasa). Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyatakan bahwa […]

  • Cara Mengobati Bronkitis dengan Obat Herbal

    7 Cara Mengobati Bronkitis dengan Obat Herbal yang Terbukti Efektif

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Bronkitis merupakan kondisi peradangan pada saluran bronkial yang dapat menyebabkan batuk, sesak napas, dan ketidaknyamanan. Nah, mari kita bahas cara mengobati bronkitis dengan obat herbal. Walaupun pengobatan medis konvensional tersedia, semakin banyak orang mencari cara mengobati bronkitis dengan obat herbal sebagai alternatif yang lebih alami dan minim efek samping. Pada artikel ini, kamu akan menemukan […]

expand_less