Barru dan Pertaruhan Generasi Bebas Stunting
- account_circle Salwa Alifah Yusrina
- calendar_month Ming, 28 Sep 2025
- visibility 257
- comment 0 komentar

Ilustrasi Stunting (Sumber: Media Sosial)
Stunting, Taruhan Masa Depan
Stunting bukan sekadar masalah gizi, tetapi taruhan bagi masa depan generasi emas di masa mendatang. Stunting masih menjadi persoalan serius di Indonesia, termasuk di Provinsi Sulawesi Selatan.
Berdasarkan data SSGI Kemenkes RI (2024), prevalensi stunting di Provinsi Sulawesi Selatan mencapai 23,1 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 19,8 persen. Hal ini memperlihatkan bahwa upaya penurunan stunting di Provinsi Sulawesi Selatan masih menghadapi tantangan.
Salah satu daerah yang turut berjuang dalam menurunkan angka stunting adalah Kabupaten Barru, yang hingga kini terus melakukan berbagai upaya.
Dari Sorotan ke Alarm
Pada tahun 2022-2023, Kabupaten Barru mencatat prevalensi stunting 14,1 persen yang dimana ini prevalensi terendah di Provinsi Sulawesi Selatan. Prestasi ini membuat Kabupaten Barru menjadi sorotan nasional yang membanggakan dan membuat berbagai pihak menilai Kabupaten Barru sebagai daerah percontohan.
Namun, data terbaru menunjukkan kenaikan tajam hingga 24,2 persen. Angka ini menjadi alarm bagi semua pihak, keberhasilan prestasi bisa runtuh bila tidak dijaga.
Tantangan yang membuat angka stunting di Kabupaten Barru kembali naik meliputi, akses sumber air minum yang masih terbatas, rendahnya pemenuhan gizi remaja, sanitasi rumah tangga yang belum layak, rendahnya edukasi perilaku asuh dan pola hidup sehat serta pentingnya audit stunting untuk menyesuaikan intervensi agar lebih tepat sasaran.
Baca juga: Mengapa Berat Badan Balita Tidak Naik? Kenali Penyebab dan Solusinya
Inovasi dan Harapan
Meski menghadapi tantangan yang serius, pemerintah Kabupaten Barru tidak tinggal diam. Program Aksi Stop Stunting dilanjutkan dengan penyempurnaan dan penguatan yang lebih baik.
Beberapa inovasi pemerintah Kabupaten Barru berbasis kolaborasi dalam upaya penurunan stunting yaitu Koko Bestimi (Kolaborasi Konvergensi Penurunan Stunting dan Kemiskinan) menyatukan berbagai sektor agar upaya lebih terarah.
Dinas PU Barru meluncurkan program Cinta Pasti (Ciptakan Tata Rumah Bersih dan Pasti) bertujuan untuk mencegah terjadinya stunting pada anak dari keluarga miskin serta menciptakan lingkungan rumah tangga yang bersih, PIK PAKET (Partisipatif, Inklusif, Kreatif, Penanggulangan Kemiskinanan Terpadu) yang menekankan pendekatan partisipatif dan inklusi.
Pemerintah Kabupaten Barru juga menekankan penggunaan dana desa sekitar 5 – 10% yang diarahkan khusus untuk penanganan stunting, serta yang terbaru Kominfo Kabupaten Barru (2025) pemerintah akan fokus pada penguatan peran pendamping gizi desa.
Pertaruhan yang Harus diupayakan
Stunting bukan sekadar angka, ini lebih menyangkut soal kesempatan hidup bagi anak-anak untuk tumbuh sehat, cerdas dan setara. Kabupaten Barru pernah membuktikan bisa menjadi teladan. Pertaruhan bebas stunting bukan hanya milik pemerintah, namun juga keluarga, sekolah, dan lingkungan.
Konsistensi menjadi kunci, serta berbagai sektor berkolaborasi, menjadi harapan untuk generasi emas masa depan yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing, serta meningkatnya kualitas hidup masyarakat.
Penulis: Amaliah Mutmannah
Mahasiswa Magister Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Universitas Hasanuddin
Referensi
Kemenkes RI. (2024). SSGI 2024 Survei Status Gizi Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Barru. (2025, 31 Juli). Barru lanjutkan aksi stop stunting 2025, fokus pada penguatan peran pendamping gizi desa. https://barrukab.go.id/barru-lanjutkan-aksi-stop-stunting-2025-fokus-pada-penguatan-peran-pendamping-gizi-desa/ Diakses pada 25 September 2025
Parepos. (2025, 5 Mei). Angka stunting di Barru meningkat menjadi 24,2 persen. https://parepos.fajar.co.id/2025/05/angka-stunting-di-barru-meningkat-menjadi-242-persen/2/ Diakses pada 25 September 2025
Berita Kota Makassar. (2025, 24 September). Pemkab & JICA Barru bahas kemiskinan dan stunting. https://beritakotamakassar.com/2025/09/24/pemkab-jica-barru-bahas-kemiskinan-dan-stunting/ Diakses pada 25 September 2025
Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi
Ikuti berita terbaru Media Mahasiswa Indonesia di Google News
- Penulis: Salwa Alifah Yusrina

Saat ini belum ada komentar