Breaking!
light_mode
Trending
Beranda » Herbal » 7 Manfaat Kunyit dan Jahe serta Temulawak yang Mengejutkan!

7 Manfaat Kunyit dan Jahe serta Temulawak yang Mengejutkan!

  • account_circle Redaksi TentangSehat.com
  • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
  • visibility 702
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Manfaat kunyit dan jahe serta temulawak sudah menjadi rahasia warisan nenek moyang yang kini terbukti secara ilmiah.

Kamu yang sedang mencari solusi alami untuk menjaga kesehatan tubuh wajib tahu bagaimana ramuan herbal ini bisa memberikan dampak luar biasa ketika dikonsumsi secara teratur.

Senyawa Aktif untuk Perlindungan Maksimal

Kunyit mengandung kurkumin, jahe memiliki gingerol, dan temulawak kaya akan xanthorrhizol serta kurkuminoid. Ketika dikombinasikan, senyawa ini saling melengkapi dalam melawan peradangan dan radikal bebas.

Berdasarkan penelitian dari Universitas Airlangga, kombinasi ini meningkatkan kadar antioksidan tubuh hingga 40%, melampaui penggunaan tunggal.

Membuat Pencernaan Lebih Lancar

Kalau kamu sering merasa begah atau tidak nyaman setelah makan, kombinasi kunyit, jahe, dan temulawak bisa jadi jawabannya.

Temulawak merangsang empedu, jahe mempercepat pencernaan, dan kunyit menenangkan lambung. Fakultas Farmasi UGM menunjukkan kombinasi ini memperbaiki fungsi pencernaan hanya dalam beberapa hari penggunaan rutin.

Perisai Alami Jantung dengan Kolesterol Lebih Seimbang

Sebuah studi dari LIPI (sekarang BRIN) mengungkapkan bahwa konsumsi jahe dan temulawak secara teratur membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL).

Kunyit turut memperkuat dinding pembuluh darah. Jika kamu ingin menjaga jantung tetap sehat tanpa obat kimia, ini adalah alternatif terbaik.

Penghilang Nyeri Alami yang Efektif

Buat kamu yang menderita nyeri otot atau radang sendi, kombinasi herbal ini memberikan efek serupa analgesik tanpa efek samping.

Penelitian Universitas Hasanuddin membuktikan bahwa ramuan ini mampu meredakan nyeri sendi dan otot lebih cepat dibandingkan terapi biasa, berkat kandungan antiinflamasinya.

Detoks Hati untuk Menyaring Racun Secara Optimal

Tubuhmu memerlukan hati yang sehat agar tetap prima. Temulawak dan kunyit memiliki efek pelindung hati yang kuat.

Universitas Andalas menemukan bahwa konsumsi rutin ramuan ini menurunkan kadar enzim hati yang menandakan peningkatan fungsi detoksifikasi hati secara signifikan.

Peningkat Imunitas 

Kamu merasa mudah lelah atau sering terkena flu? Kombinasi kunyit, jahe, dan temulawak bisa menjadi perisai alami tubuhmu.

Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran menyatakan bahwa konsumsi rutin kombinasi ini meningkatkan aktivitas imun tubuh, termasuk sel T dan makrofag.

Cara Praktis Membuatnya di Rumah

Tak perlu ke toko herbal, kamu cukup siapkan 1 ruas kunyit, 1 ruas jahe, dan 1 ruas temulawak. Rebus dengan 500 ml air hingga mendidih selama 15 menit.

Minum hangat setiap pagi. Bisa juga ditambahkan madu atau jeruk nipis agar lebih nikmat. Mudah, hemat, dan tentu saja sehat.

  • Penulis: Redaksi TentangSehat.com
  • Editor: Editor TentangSehat.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengobatan Penyakit Jantung Alami Tanpa Obat

    8 Pengobatan Penyakit Jantung Alami Tanpa Obat yang Ampuh

    • calendar_month Senin, 29 Jan 2024
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Penyakit jantung tetap menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Meskipun kemajuan dalam pengobatan medis telah memberikan banyak pilihan untuk pengelolaan penyakit jantung, banyak orang mulai mencari cara alternatif yang lebih alami dan minim efek samping dengan pengobatan penyakit jantung alami tanpa obat. Salah satu pendekatan yang semakin populer adalah pengobatan penyakit jantung […]

  • cara aman minum teh

    Kebiasaan Minum Teh di Indonesia dan Kaitannya dengan Zat Tanin sebagai Faktor Risiko Anemia

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 550
    • 1Komentar

    Pendahuluan Teh merupakan salah satu minuman yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Minuman ini tidak hanya dikonsumsi sebagai pelepas dahaga, tetapi juga telah menjadi bagian dari budaya sosial dan kebiasaan sehari-hari. Teh sering disajikan di pagi hari, saat bersantai di sore hari, maupun sebagai pelengkap hidangan setelah makan. Kebiasaan minum teh ini diwariskan secara […]

  • dr. Faisal Lukman Bawanong

    Sulawesi Barat dan Mimpi Besar Menghapus Stunting

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Sulawesi Barat saat ini masih menghadapi tantangan besar dalam hal gizi anak. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023, prevalensi stunting di provinsi ini masih berkisar 35 persen, tertinggi kedua secara nasional. Angka tersebut jauh di atas ambang batas yang direkomendasikan WHO, yaitu di bawah 20 persen. Stunting bukan sekadar persoalan fisik anak yang pendek, […]

  • Hipertensi dan Diabetes

    Program Inovasi “PEPET SI DIA” (Pemantauan Penderita Hipertensi dan Diabetes dengan Kartu Merah Muda) di Puskesmas Patikraja

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan prevalensi hipertensi (HT) di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 30,8% dan prevalensi diabetes melitus (DM) sebesar 1,7%. Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi hipertensi meningkat dari 25,8% menjadi 34,1% pada usia 18 tahun ke atas, sedangkan prevalensi DM meningkat dari 6,9% menjadi 10,9% pada usia ≥ 15 tahun. Dari data program […]

  • Emotional Exhaustion

    Ketika Jiwa Lelah: Memahami Apa itu Emotional Exhaustion

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 829
    • 0Komentar

    Pendahuluan Di tengah meningkatnya tuntutan hidup, pekerjaan yang semakin padat, serta tekanan untuk terus meningkatkan produktivitas di dunia kerja, individu dewasa modern sering kali terjebak dalam peran ganda sebagai pekerja, orang tua, pasangan, dan anggota sosial. Selain itu, hiruk-pikuk dunia digital yang membuat setiap orang terhubung tanpa henti semakin menambah beban. Semua faktor ini berkontribusi […]

  • PMT Bubur Sumsum

    Peran Posyandu dalam Mencegah Stunting melalui PMT Bubur Sumsum berbasis Daun Kelor dan Kacang Merah

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas jangka panjang. Posyandu sebagai layanan kesehatan berbasis masyarakat memiliki peran strategis dalam pencegahan stunting melalui pemantauan pertumbuhan, edukasi gizi, dan intervensi gizi spesifik, seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Artikel ini bertujuan menganalisis potensi PMT bubur sumsum berbasis daun kelor (Moringa oleifera) […]

expand_less