Breaking News
light_mode
Trending
Beranda » Artikel » Program Inovasi “PEPET SI DIA” (Pemantauan Penderita Hipertensi dan Diabetes dengan Kartu Merah Muda) di Puskesmas Patikraja

Program Inovasi “PEPET SI DIA” (Pemantauan Penderita Hipertensi dan Diabetes dengan Kartu Merah Muda) di Puskesmas Patikraja

  • account_circle Salwa Alifah Yusrina
  • calendar_month Ming, 22 Mar 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan prevalensi hipertensi (HT) di Indonesia pada tahun 2023 mencapai 30,8% dan prevalensi diabetes melitus (DM) sebesar 1,7%.

Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi hipertensi meningkat dari 25,8% menjadi 34,1% pada usia 18 tahun ke atas, sedangkan prevalensi DM meningkat dari 6,9% menjadi 10,9% pada usia ≥ 15 tahun. Dari data program PTM di Puskesmas Patikraja menunjukkas kasus HT dan DM terus mengalami kenaikan.

Tabel 1. Kasus HT dan DM di wilayah Kecamatan Patikraja.

Tahun Hipertensi Diabetes Mellitus
2023 5.422 704
2024 5.488 744
2025 5.670 789

Belum meratanya penderita HT DM yang mendapatkan pelayanan sesuai standar, rendahnya kepatuhan penderita untuk kontrol, belum terjangkaunya akses penderita HT dan DM untuk mendapat pengobatan, angka rujukan HT dan DM masih tinggi, angka komplikasi  HT dan DM masih tinggi, dan edukasi pentingnya pemantauan dan pengobatan HT DM belum maksimal.

Dari semua masalah tersebut diatas, maka Tim PTM di Puskesmas mulai memikirkan dan mencari solusi agar masalah tersebut dapat diatasi yakni dengan membuat Kartu Inovasi PEPET SI DIA.

Inovasi ini mulai dilaksanakn sejak 10 juni 2025 (8 bulan). Dilakukan tahap uji coba sampai 20 juni 2025. Sasaran inovasi ini adalah semua penderita HT DM yang tidak terdaftar PRB Prolanis.

Baca juga: Mengenal LIMA KENDALI: Inovasi Edukasi Hipertensi dengan Foldable Bag dan Lagu Hipertensi

Dengan adanya Kartu PEPET SI DIA, penderita  HT dan DM dapat terlayani sesuai standar. Penderita HT dan DM mendapat pengobatan selama 15 hari, penderita HT dan DM diberi kartu PEPET SI DIA, dan kartu diserahkan kepada penderita, dan dibawa tiap kali berkunjung ke Puskesmas. .

Inovasi ini memberikan manfaat terutama untuk penderita HT dan DM  agar mendapatkan pelayanan sesuai standar, meningkatan pemantauan dan pencatatan angka kunjungan, meningkatan pemahaman pasien tentang pentingnya pengobatan HT dan DM, meningkatan akses layanan HT DM, menurunan jumlah rujukan HT DM, dan menurunan angka komplikasi HT DM.

 


Penulis: Dewi Setyawati
Mahasiswa Pendidikan Dokter, Universitas Islam Malang


Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

  • Penulis: Salwa Alifah Yusrina

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konsumsi Susu 2 Liter per Hari Baik untuk Tinggi Anak

    Fakta atau Menyesatkan: Konsumsi Susu 2 Liter per Hari Baik untuk Tinggi Anak

    • calendar_month Rab, 2 Jul 2025
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Kepala BGN Dr. Ir. Dadan Hindaya, menyatakan bahwa konsumsi susu 2 liter setiap hari efektif untuk meningkatkan tinggi badan anak, dibuktikan dengan tinggi kedua anaknya lebih dari 180 cm. Pernyataan ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan umum dan tenaga kesehatan. Apakah benar konsumsi susu 2 liter per hari baik untuk pertumbuhan atau justru membahayakan […]

  • Obat Penyakit Maag yang aman

    7 Obat Penyakit Maag yang Aman dan Ampuh

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2025
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 527
    • 0Komentar

    Penyakit maag atau dispepsia adalah kondisi yang umum terjadi, namun sering kali dianggap remeh. Maag bisa menyerang siapa saja, dari anak muda hingga orang tua, dan sering disertai dengan gejala seperti rasa nyeri atau perih di perut bagian atas, mual, serta kembung. Nah ternyata ada beberapa obat penyakit maag yang aman dan ampuh. Bagi Anda […]

  • Cara Efektif Pengobatan untuk Infeksi Saluran Kemih dengan Obat Medis dan Tradisional

    7 Cara Efektif Pengobatan untuk Infeksi Saluran Kemih dengan Obat Medis dan Tradisional

    • calendar_month Sab, 1 Feb 2025
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum dialami oleh banyak orang, terutama wanita. Kamu mungkin pernah merasakan gejala seperti nyeri saat buang air kecil, sering buang air kecil, atau rasa tidak nyaman di daerah perut bagian bawah. Untungnya, ada berbagai pengobatan untuk infeksi saluran kemih dengan obat medis dan tradisional yang […]

  • Obat alami untuk Alergi Kulit dengan Obat Alami yang Terbukti Efektif

    7 Obat Alami untuk Alergi Kulit yang Terbukti Efektif

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Alergi kulit merupakan kondisi yang sering dialami oleh banyak orang di seluruh dunia. Gejalanya, seperti gatal, kemerahan, dan bengkak, dapat mengganggu kualitas hidup. Ternyata ada banyak obat alami untuk alergi kulit yang bisa kamu gunakan. Pengobatan untuk alergi kulit dengan obat alami semakin populer sebagai alternatif yang lebih aman dan minim efek samping dibandingkan dengan […]

  • artikel gaya hidup sehat

    Menjaga Kesehatan: Investasi Jangka Panjang untuk Hidup Berkualitas

    • calendar_month Rab, 23 Jul 2025
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Kesehatan adalah harta yang paling berharga dalam kehidupan. Tanpa tubuh dan pikiran yang sehat, segala pencapaian dalam hidup bisa kehilangan maknanya. Oleh karena itu, menjaga kesehatan bukan hanya kewajiban pribadi, tetapi juga bentuk tanggung jawab sosial. Di era modern saat ini, dimana gaya hidup cenderung serba cepat dan instan, penting bagi setiap individu untuk kembali […]

  • Inovasi PMT

    Manis Alami dari Pangan Lokal: Inovasi PMT Puding Lapis Kacang Hijau dan Ubi Ungu

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle Salwa Alifah Yusrina
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Masalah gizi buruk pada balita masih menjadi tantangan global, termasuk di Indonesia. Di tingkat nasional, berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Survei Status Gizi Indonesia (2022), prevalensi stunting tercatat sebesar 21,6%, underweight 17,1%, dan wasting 7,7% pada balita. Meskipun angka tersebut menunjukkan tren penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, prevalensi masalah gizi pada balita masih tergolong […]

expand_less