Breaking!
light_mode
Trending
Beranda » Artikel » “Kamu Cuma Malas!”: Stigma yang Menyakitkan di Balik ADHD Dewasa

“Kamu Cuma Malas!”: Stigma yang Menyakitkan di Balik ADHD Dewasa

  • account_circle TentangSehat.com
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 446
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kamu tahu ada yang berbeda sejak kecil. Guru bilang kamu “perlu belajar fokus”. Orang tua bilang kamu “punya energi melimpah”. Bos bilang kamu “perlu lebih terorganisir”. Teman bilang kamu “pelupa”. Pasangan bilang kamu “sering teralihkan”.

Dan kamu bertanya-tanya. Kenapa hal-hal yang terlihat mudah bagi orang lain terasa begitu menantang? Kenapa kamu sudah berusaha sekuat tenaga, tapi hasilnya tidak sesuai ekspektasi? Kenapa pikiran kamu selalu bergerak terlalu cepat, atau justru terlalu sulit untuk mulai bergerak?.

Tapi bagaimana jika bukan kamu yang perlu diperbaiki? Bagaimana jika otak kamu hanya bekerja dengan cara yang berbeda, cara yang disebut ADHD? Dan bagaimana jika yang dibutuhkan bukanlah mengubah diri kamu, melainkan memahami bagaimana cara otakmu bekerja?

Banyak yang menganggap ADHD hanya gangguan anak-anak yang akan hilang seiring bertambahnya usia. Padahal penelitian yang menganalisis data dari lebih 21 juta orang dan menemukan prevalensi ADHD dewasa secara global mencapai 3,1%.

Masalahnya? Banyak orang melihat gejala ADHD bukan sebagai kondisi gangguan perkembangan saraf sungguhan, melainkan sebagai tanda kemalasan, kurang disiplin, atau hasil dari pola asuh yang buruk. Akibatnya, mereka ragu mencari bantuan karena takut dihakimi. Tanpa diagnosis yang tepat, mereka terus berjuang dalam kesendirian bertahun-tahun merasa ada yang salah”dengan diri mereka sendiri.

 

Apa Sebenarnya ADHD Itu?

ADHD adalah gangguan perkembangan saraf yang mempengaruhi fokus, impulsivitas, dan tingkat aktivitas. Ini bukan hasil pola asuh buruk, bukan karena kurang berusaha, dan bukan kesengajaan. Ini adalah cara otak bekerja yang berbeda.

Baca juga: Bukan Sulit Diatur: Memahami ADHD pada Anak Tanpa Menghakimi

Menurut DSM-5, untuk didiagnosis ADHD, seseorang dewasa harus memiliki minimal 5 gejala yang konsisten, sudah muncul sejak sebelum usia 12 tahun, terjadi di minimal 2 setting berbeda (rumah, kantor, sosial), dan mengganggu fungsi sehari-hari secara signifikan.

ADHD terbagi menjadi 3 tipe utama yakni:

  1. Inattentive (kesulitan perhatian)
  2. Hyperactivity-Impulsivity (Hiperaktif-impulsif).
  3. Combined (kombinasi). Memiliki gejala dari kedua tipe di atas sulit fokus sekaligus hiperaktif dan impulsif. Ini merupakan tipe yang paling umum ditemui.

 

Apa yang Menyebabkan ADHD?

ADHD tidak disebabkan oleh satu faktor tunggal, melainkan berkembang akibat kombinasi beberapa hal, antara lain faktor genetik yang cenderung muncul dalam keluarga, perbedaan perkembangan sistem saraf pada area otak yang mengatur perhatian, kontrol impuls, dan aktivitas motorik, faktor prenatal dan perinatal tertentu seperti paparan zat berbahaya selama kehamilan atau kelahiran prematur, serta faktor lingkungan, misalnya paparan stres berat di masa perkembangan awal.

 

Gejala yang Sering Terlewatkan

Gejala ADHD pada orang dewasa sering berbeda dari yang terlihat pada anak-anak. Hiperaktivitas fisik yang mencolok pada anak cenderung berevolusi menjadi kegelisahan internal pada orang dewasa. Berikut gejala spesifik yang perlu diwaspadai.

1. Kesulitan Fokus (Inattentive)

Butuh minimal 5 dari 9 gejala:

  1. Sering membuat kesalahan ceroboh dalam pekerjaan karena kurang memperhatikan detail
  2. Mengalami kesulitan mempertahankan perhatian pada tugas atau aktivitas yang membutuhkan konsentrasi berkelanjutan
  3. Tampak tidak mendengarkan ketika diajak bicara secara langsung
  4. Sering memulai proyek atau tugas tetapi jarang menyelesaikannya
  5. Mengalami kesulitan signifikan dalam mengorganisasi tugas, mengelola waktu, atau menjaga kerapian
  6. Menghindari atau menunda tugas yang memerlukan usaha mental berkelanjutan
  7. Sering kehilangan barang-barang penting seperti kunci, dompet, ponsel, atau dokumen
  8. Mudah teralihkan oleh stimulus eksternal atau pikiran yang tidak relevan
  9. Pelupa dalam aktivitas sehari-hari seperti lupa membayar tagihan, membalas pesan, atau menghadiri janji

2. Hiperaktivitas-Impulsivitas

Butuh minimal 5 dari 9 gejala:

  1. Gelisah motorik seperti mengetuk-ngetuk tangan atau kaki, atau menggeliat di kursi
  2. Kesulitan tetap duduk diam dalam situasi yang mengharuskannya, seperti rapat atau presentasi
  3. Mengalami kegelisahan internal atau merasa “didorong oleh motor”
  4. Kesulitan melakukan aktivitas santai dengan tenang
  5. Merasa harus terus bergerak atau melakukan sesuatu
  6. Berbicara secara berlebihan dan sulit mengendalikan volume atau durasi
  7. Menjawab pertanyaan sebelum pertanyaan selesai diajukan
  8. Kesulitan menunggu giliran dalam antrian atau situasi lain
  9. Menginterupsi atau memotong percakapan orang lain tanpa disadari

 

ADHD Bisa dikelola!

ADHD dapat distabilkan dengan melakukan berbagai cara berikut ini:

1. Konsumsi Obat

Mengonsumsi Obat-obatan dengan resep dokter/psikiater.

2. Terapi

Terapi merupakan hasil terbaik dicapai dengan pendekatan multimodal yang mengkombinasikan obat-obatan dan intervensi psikososial seperti CBT (Cognitive Behavorial Theraphy).

3. Dukungan

Berikan dukungan. Dukungan dari lingkungan memainkan peran penting dalam perjalanan pemulihan individu dengan ADHD dapat dilakukan dengan beberapa hal ini:

  • Dengarkan tanpa menghakimi
  • Pahami bahwa gejala ADHD bukan pilihan atau tanda kemalasan
  • Validasi perjuangan dan apa yang mereka rasakan
  • Berikan instruksi secara tertulis, bukan hanya lisan karena individu dengan ADHD akan mudah terdistraksi
  • Ingatkan secara lembut tentang janji atau tenggat waktu tanpa terdengar mengkritik

 

Saatnya Mengubah Narasi

ADHD bukan soal kekurangan, tapi perbedaan neurologis yang membawa tantangan sekaligus potensi unik. Banyak individu dengan ADHD memiliki kreativitas tinggi dan kemampuan berpikir divergen. Dengan diagnosis yang tepat, intervensi berbasis bukti, dan dukungan memadai, orang dewasa dengan ADHD bisa berkembang pesat dan mencapai potensinya.

Jika kamu atau orang terdekat mengalami gejala-gejala yang disebutkan, jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga profesional. Diagnosis adalah langkah awal menuju pemahaman diri yang lebih baik dan pengelolaan yang efektif. Mari ubah narasi dari penghakiman menjadi pemahaman, dari stigma menjadi dukungan. Setiap individu dengan ADHD berhak mendapat kesempatan untuk berkembang.

 

Penulis:

  1. Haniyah Azzahra
  2. Nur Aufa Hermasyawilla

Mahasiswa Psikologi, Universitas Jambi

 

Referensi

American Psychiatric Association. (2022). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, Fifth Edition, Text Revision (DSM-5-TR). Arlington, VA: American Psychiatric Association Publishing.

Ayano, G., Takele, A., Mulat, H., et al. (2023). Prevalence of attention deficit hyperactivity disorder in adults: Umbrella review of evidence generated across the globe. Psychiatry Research, 328, 115449. https://doi.org/10.1016/j.psychres.2023.115449

Nolen-Hoeksema, S. (2021). Abnormal Psychology (8th ed.). McGraw-Hill.

 

Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi

  • Penulis: TentangSehat.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMT Bubur Sumsum

    Peran Posyandu dalam Mencegah Stunting melalui PMT Bubur Sumsum berbasis Daun Kelor dan Kacang Merah

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas jangka panjang. Posyandu sebagai layanan kesehatan berbasis masyarakat memiliki peran strategis dalam pencegahan stunting melalui pemantauan pertumbuhan, edukasi gizi, dan intervensi gizi spesifik, seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Artikel ini bertujuan menganalisis potensi PMT bubur sumsum berbasis daun kelor (Moringa oleifera) […]

  • Cara Mengatasi Hipertensi dengan Obat

    Cara Mengatasi Hipertensi dengan Obat yang Ampuh & Efektif

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 585
    • 0Komentar

    Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi medis yang tidak dapat dianggap sepele. Meskipun sering kali tidak menunjukkan gejala, hipertensi yang tidak terkendali dapat menyebabkan kerusakan serius pada organ tubuh seperti jantung, ginjal, dan otak. Hipertensi dapat dikelola dengan penggunaan obat-obatan yang tepat untuk mengatasi hipertensi. Artikel ini akan mengulas berbagai cara mengatasi hipertensi dengan […]

  • cara menjaga kesehatan mental

    Scroll Seperlunya, Hidup Sepenuhnya: Menjaga Kesehatan Mental di Era Media Sosial

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Pernahkah kamu merasa lelah, cemas, atau overthinking setelah terlalu lama membuka media sosial? Awalnya hanya ingin melihat satu video atau membaca satu berita, tetapi tanpa sadar jari terus menggulir layar selama berjam-jam. Fenomena ini dikenal dengan istilah doomscrolling, yaitu kebiasaan terus-menerus melihat berita negatif atau konten yang memicu kecemasan di media sosial. Tidak sedikit orang […]

  • Sewa AC Standing

    Rekomendasi Sewa AC Standing Terbaik: Harga, Kapasitas & Penggunaan

    • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 535
    • 6Komentar

    Saat kamu merencanakan acara di ruangan tertutup atau tenda outdoor, kenyamanan tamu adalah prioritas utama. Salah satu solusi yang tidak bisa dilewatkan adalah sewa AC standing. Selain praktis dan efisien, AC jenis ini juga mudah dipindahkan dan cocok untuk berbagai kebutuhan acara. Artikel ini akan membahas secara lengkap rekomendasi, kapasitas, hingga harga sewa AC standing […]

  • Cara Alami Menurunkan Kolesterol Tinggi baru

    Cara Alami Menurunkan Kolesterol Tinggi yang Terbukti Efektif untuk

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Kolesterol tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering kali diabaikan, padahal dampaknya sangat besar bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Mengingat pentingnya menjaga kadar kolesterol dalam tubuh, Anda perlu mengetahui cara alami menurunkan kolesterol tinggi yang efektif dan aman. Pada artikel ini, kami akan membahas 7 tips terbukti ampuh untuk menurunkan kolesterol tinggi dengan […]

  • Manfaat Kunyit da Jahe

    7 Manfaat Kunyit dan Jahe serta Temulawak yang Mengejutkan!

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Redaksi TentangSehat.com
    • visibility 573
    • 0Komentar

    Manfaat kunyit dan jahe serta temulawak sudah menjadi rahasia warisan nenek moyang yang kini terbukti secara ilmiah. Kamu yang sedang mencari solusi alami untuk menjaga kesehatan tubuh wajib tahu bagaimana ramuan herbal ini bisa memberikan dampak luar biasa ketika dikonsumsi secara teratur. Senyawa Aktif untuk Perlindungan Maksimal Kunyit mengandung kurkumin, jahe memiliki gingerol, dan temulawak […]

expand_less