Breaking!
light_mode
Trending
Beranda » Esai » Di Balik Teknologi Modern Rumah Sakit: Pentingnya Empati dan Spiritual Care bagi Pasien Kronis

Di Balik Teknologi Modern Rumah Sakit: Pentingnya Empati dan Spiritual Care bagi Pasien Kronis

  • account_circle TentangSehat.com
  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perkembangan pelayanan kesehatan membawa banyak kemajuan mulai dari teknologi medis semakin canggih hingga sistem pelayanan yang lebih modern. Namun, di balik kemajuan tersebut, kedekatan emosional antara tenaga kesehatan dan pasien perlahan mulai memudar.

Pelayanan kesehatan sering kali terlalu berfokus pada tindakan medis dan hasil klinis, padahal pasien tidak hanya datang dengan keluhan fisik, tetapi juga membawa rasa takut, cemas, bingung, bahkan kehilangan harapan. Kondisi ini semakin terlihat pada pasien dengan penyakit kronis seperti Impetigo Herpetiformis yang membutuhkan perawatan jangka panjang.

Impetigo Herpetiformis merupakan penyakit autoimun langka yang biasanya muncul pada masa kehamilan. Penyakit ini ditandai dengan pustula atau luka bernanah pada kulit disertai demam, nyeri, tubuh lemas, dan gangguan kondisi tubuh lainnya.

Meskipun jarang ditemukan, penyakit ini dapat membahayakan ibu maupun janin apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Risiko yang dapat terjadi meliputi persalinan prematur, gangguan pertumbuhan janin, hingga kematian janin. Pada beberapa kasus, kondisi kulit pasien memburuk dengan cepat sehingga menimbulkan rasa panas, perih, gatal hebat, dan nyeri berkepanjangan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Keluhan fisik tersebut juga berdampak pada kondisi psikologis pasien. Pasien sering mengalami gangguan tidur, kecemasan berat, emosi yang tidak stabil, hingga rasa takut kehilangan bayinya. Kehamilan yang seharusnya membahagiakan menjadi fase penuh ketidakpastian.

Selain karena penyakit ini tergolong langka, proses diagnosis dan terapi sering kali menjadi tantangan. Pasien harus menjalani berbagai pemeriksaan seperti biopsi kulit, pemeriksaan imunologi, dan laboratorium guna memberikan terapi yang tepat dari hal ini dapat menambah rasa nyeri dan ketidaknyamanan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa Impetigo Herpetiformis bukan sekadar penyakit kulit biasa, melainkan penyakit kronis kompleks yang membutuhkan perhatian multidimensional. Namun, pelayanan kesehatan saat ini masih lebih banyak berfokus pada masalah fisik dan dokumentasi, sementara kondisi psikologis pasien belum menjadi perhatian utama. Padahal pasien membutuhkan seseorang yang mampu mendengarkan, menenangkan, dan mendampingi mereka menghadapi rasa takut serta ketidakpastian.

Dalam situasi ini, peran nurse educator menjadi penting, tidak hanya bertugas memberikan edukasi kesehatan, tetapi juga menjadi pendamping emosional pasien selama proses pengobatan. Perawat perlu menjelaskan kondisi penyakit dengan bahasa sederhana agar pasien tidak semakin cemas.

Baca juga: Upaya Pencegahan Penyakit Degeneratif pada Lansia melalui Edukasi Kesehatan Terpadu di Desa Lidah Tanah Serdang Begadai

Selain itu, komunikasi terapeutik yang menenangkan seperti memberikan dukungan dan meyakinkan pasien bahwa dirinya tidak sendirian dapat menjadi kekuatan besar bagi pasien. Sayangnya, tingginya beban kerja dan budaya pelayanan yang terlalu administratif sering membuat pendekatan emosional dan humanis terabaikan.

Pendekatan holistik juga dikaitkan dengan aspek spiritual. Dalam Islam, sakit dipandang sebagai ujian yang mengajarkan kesabaran dan keteguhan hati. Nilai spiritual ini dapat membantu pasien menemukan ketenangan di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian.

Pendekatan Islamic-spiritual dapat dilakukan melalui tindakan sederhana seperti mendampingi pasien berdoa, mengingatkan untuk berdzikir, serta membantu pasien memaknai penyakit sebagai bagian dari perjalanan hidup yang memiliki hikmah.

Beberapa intervensi spiritual yang dapat diterapkan antara lain guided spiritual reflection, guided dzikir therapy, therapeutic prayer support, spiritual presence, dan spiritual journaling berbasis refleksi Islami. Pendekatan tersebut membantu pasien menurunkan kecemasan, meningkatkan harapan hidup, membangun resiliensi, serta memperkuat hubungan terapeutik antara perawat dan pasien. Kehadiran perawat yang mendengarkan tanpa menghakimi sering kali menjadi bentuk dukungan emosional yang paling bermakna bagi pasien.

Selain pasien, keluarga juga memerlukan edukasi dan pendampingan karena turut mengalami ketakutan terhadap kondisi ibu dan janin. Oleh karena itu, nurse educator perlu melibatkan keluarga sebagai bagian dari pelayanan agar mampu memberikan dukungan emosional dan spiritual yang tepat kepada pasien.

Pada kasus ini, pelayanan kolaboratif juga sangat dibutuhkan. Penanganan pasien memerlukan kerja sama dokter, perawat, bidan, ahli gizi, dan tenaga kesehatan lainnya.

Dalam hal ini, perawat berperan sebagai penghubung antarprofesi sekaligus clinical leader yang mampu mengintegrasikan edukasi, koordinasi pelayanan, pendampingan emosional, dan dukungan spiritual pasien secara bersamaan. Kasus ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pelayanan kesehatan tidak cukup diukur dari kecanggihan teknologi dan keberhasilan tindakan medis semata.

Pelayanan kesehatan akan benar-benar bermakna ketika pasien merasa dihargai, dipahami, dan diperlakukan sebagai manusia yang memiliki rasa takut serta harapan.

Oleh karena itu, rumah sakit perlu membangun budaya pelayanan yang lebih humanis, sementara pendidikan keperawatan perlu memperkuat kemampuan komunikasi terapeutik, empati, dan spiritual care agar perawat mampu menghadirkan pelayanan holistik yang penuh kepedulian.

 


Penulis: Intan Maisaroh Try Yula (202510760110001)
Mahasiswa Magister Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Malang


Dosen Pengampu: Prof. Dr. Ns. Yoyok Bekti Prasetyo, M.Kep.,Sp.Kom.


Editor: Salwa Alifah Yusrina
Bahasa: Rahmat Al Kafi


Referensi

Abdelhafez, M. M. A., Ahmed, K. A. M., Mohd Daud, M. N. Bin, Jeffree, M. S., Kadir, F., Baharuddin, D. M. pg, Than, W. W., Hayatti, F., Tay, K. X., & Eldiastey, A. M. (2023). Impetigo herpetiformis: A rare pregnancy-specific dermatosis. In Obstetric Medicine (Vol. 16, Number 1, pp. 5–8). SAGE Publications Inc. https://doi.org/10.1177/1753495X221074610

Al-Rjoub, S., Alsharawneh, A., Alhawajreh, M. J., & Othman, E. H. (2024). Exploring the Impact of Transformational and Transactional Style of Leadership on Nursing Care Performance and Patient Outcomes. Journal of Healthcare Leadership, 16, 557–568. https://doi.org/10.2147/JHL.S496266

Azanaw, Y. G., Woretaw, A. W., Azene, T., Ayele, D. G., Siyoum, T. M., Gebeyehu, T., Bazezew, K., Zeleke, K. A., Alemsht, E., Tsega, S. S., Dessie, M. T., Getahun, A. F., & Bazezew, A. M. (2025). Spiritual care competence and associated factors among nurses: a multi-center cross-sectional study. BMC Nursing, 24(1). https://doi.org/10.1186/s12912-025-03268-6

Dewi, I. P., Haroen, H., Agustina, H. R., Pahria, T., Arisanti, N., & Keawpimon, P. (2025). Spiritual care competencies among nursing students in the middle East and Asia: a systematic review. BMC Nursing, 24(1). https://doi.org/10.1186/s12912-025-03047-3

Dirik, H. F., & Seren Intepeler, S. (2024). An authentic leadership training programme to increase nurse empowerment and patient safety: A quasi-experimental study. Journal of Advanced Nursing, 80(4), 1417–1428. https://doi.org/10.1111/jan.15926

Ergün Arslanlı, S., Altundal Duru, H., Ünal, E., & Sheehy, K. (2025). The impact of clinical nurse leadership models on the quality of care at the unit level: a systematic review. BMC Nursing, 24(1). https://doi.org/10.1186/s12912-025-03520-z

Gebreheat, G., Teame, H., & Costa, E. I. (2023). The Impact of Transformational Leadership Style on Nurses’ Job Satisfaction: An Integrative Review. In SAGE Open Nursing (Vol. 9). SAGE Publications Inc. https://doi.org/10.1177/23779608231197428

Joshi, K. S., Mohammad, S., Acharya, N., & Joshi, S. (2023). Impetigo Herpetiformis Complicating Pregnancy: A Case Report on a Rare Gestational Dermatosis With Constitutional Symptoms. Cureus. https://doi.org/10.7759/cureus.47898

Konda, D., Mangla, M., Saisumanth, T., Palo, S., & Kumar, N. (2025). Pustular psoriasis of pregnancy with paradoxical facial involvement: an uncommon presentation-what is your diagnosis? In Journal of the Turkish German Gynecology Association (Vol. 26, Number 1, pp. 62–64). Galenos Publishing House. https://doi.org/10.4274/jtgga.galenos.2024.2024-8-2

Lagziel, T., Sohail, M. M., Koenig, H. G., Janis, J. E., Poteet, S. J., Khoo, K. H., Caffrey, J. A., Lerman, S. F., & Hultman, C. S. (2022). Spiritual Healing: A Triple Scoping Review of the Impact of Spirituality on Burn Injuries, Wounds, and Critical Care. In European Burn Journal (Vol. 3, Number 1, pp. 188–196). Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI). https://doi.org/10.3390/ebj3010016

Liu, J., Ali, K., Lou, H., Wang, L., & Wu, L. (2022). First-Trimester Impetigo Herpetiformis Leads to Stillbirth: A Case Report. Dermatology and Therapy, 12(5), 1271–1279. https://doi.org/10.1007/s13555-022-00735-9

Mendieta, M., & Buckingham, R. W. (2017). A Review of Palliative and Hospice Care in the Context of Islam: Dying with Faith and Family. Journal of Palliative Medicine, 20(11), 1189–1194. https://doi.org/10.1089/jpm.2017.03

  • Penulis: TentangSehat.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fakta MSG

    Mengenal MSG Lebih Dekat: Penguat Rasa yang Sering disalahpahami

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Monosodium Glutamate atau lebih dikenal sebagai MSG atau vetsin merupakan salah satu bahan tambahan pangan (BTP) golongan penguat rasa. Bahan tambahan pangan ini telah lama digunakan oleh masyarakat untuk menghadirkan karakteristik cita rasa gurih atau umami pada berbagai masakan, baik dari tingkat industri pangan maupun dapur rumah tangga. Secara kimia, Monosodium Glutamate memiliki rumus kimia […]

  • Pembasmi rayap paling ampuh

    Rekomendasi Obat Anti Rayap: Pembasmi Rayap Paling Ampuh

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 569
    • 0Komentar

    Rayap bisa menjadi musuh besar bagi rumah, terutama jika Kamu tidak cepat mengambil tindakan. Dalam dunia properti, rayap adalah salah satu hama paling merusak. Karena itu, penting untuk mengetahui pembasmi rayap paling ampuh yang dapat benar-benar mengatasi infestasi rayap dari akarnya. Artikel ini akan membahas berbagai rekomendasi obat anti rayap terbaik, jenis rayap, dampak serangannya, […]

  • Kampanye GEMAS

    Sobat Gemas Beraksi: Menularkan Semangat Makan Sehat Melalui Edukasi Kreatif

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Bekasi, 9 Juni 2025 – Dalam upaya meningkatkan program pola konsumsi sehat sejak usia sekolah kampanye “GEMAS” (Gerakan Makan Sehat) secara resmi meluncurkan sebagai kampanye edukatif yang menargetkan anak-anak usia sekolah dasar (SD) di wilayah Perumahan Villa Bekasi Indah 2 Blok E RT. 06/RW.047. Kampanye ini bersifat berkelanjutan dengan menerapkan pendekatan kreatif dan menyenangkan agar […]

  • Kerapuhan Mental

    Generasi Scroll: Antara Koneksi Digital dan Kerapuhan Mental

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Saat ini, hampir semua aktivitas manusia tidak bisa lepas dari ponsel dan media sosial. Coba bayangkan bangun tidur membuka Instagram, sebelum tidur scroll TikTok, bahkan ketika berkumpul dengan teman pun masih sibuk dengan layar ponsel. Bahkan media sosial pun dijadikan sebagai tempat adu flexing, setiap unggahan harus terkesan bergaya hanya untuk mendapatkan attention orang lain. […]

  • Penyakit Zoonosis pada Kucing

    Pemeriksaan Gratis Penyakit Zoonosis (Toxoplasmosis dan Leptospirosis) pada Kucing di Kecamatan Wonokromo Surabaya

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Abstrak Latar belakang: Kucing merupakan salah satu hewan yang sangat dekat dengan manusia, oleh karena itu kesehatannya juga perlu diperhatikan guna menjaga kesehatan manusia. Banyak sekali penyakit kucing yang dapat menular ke manusia, adapun yang sering sekali menular pada manusia akan tetapi tidak secara dini terdeteksi adalah Toxoplasmosis dan Leptospiroris. Toxoplasmosis dapat menyebabkan penyakit yang […]

  • Emotional Exhaustion

    Ketika Jiwa Lelah: Memahami Apa itu Emotional Exhaustion

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 708
    • 0Komentar

    Pendahuluan Di tengah meningkatnya tuntutan hidup, pekerjaan yang semakin padat, serta tekanan untuk terus meningkatkan produktivitas di dunia kerja, individu dewasa modern sering kali terjebak dalam peran ganda sebagai pekerja, orang tua, pasangan, dan anggota sosial. Selain itu, hiruk-pikuk dunia digital yang membuat setiap orang terhubung tanpa henti semakin menambah beban. Semua faktor ini berkontribusi […]

expand_less