Breaking!
light_mode
Trending
Beranda » Opini » Community-based Healthcare: Jalan Mencapai Inklusivisme bagi ODHA

Community-based Healthcare: Jalan Mencapai Inklusivisme bagi ODHA

  • account_circle TentangSehat.com
  • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
  • visibility 417
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penyediaan layanan kesehatan yang efektif dan inklusif bagi orang dengan HIV/AIDS (ODHA) telah menjadi agenda dan prioritas yang ingin dicapai oleh berbagai kalangan sejak lama.

Layanan kesehatan bagi ODHA adalah bagian integral dari strategi penanggulangan HIV/AIDS. Segala upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS sudah barang tentu melibatkan peran layanan kesehatan.

Namun, salah satu hal yang masih menjadi PR dalam penyelenggaraan layanan kesehatan bagi ODHA adalah masih adanya stigma dan stereotip terhadap mereka, tak terkecuali di sektor layanan kesehatan. Tenaga medis dan pekerja yang berkecimpung di sektor kesehatan juga tak luput dari sentimen semacam ini.

Laporan Jaringan Indonesia Positif pada 2024, berdasarkan data dari 1.400 responden, menyebutkan bahwa 20% penyandang ODHA menerima stigma di layanan kesehatan yang spesifik menangani HIV/AIDS, sementara 16% menerimanya di layanan kesehatan non-HIV/AIDS.

Lebih jauh, laporan tersebut juga menyatakan bahwa 58% populasi kunci belum mengambil perawatan antiretroviral—perawatan yang menjadi kunci utama dalam penanggulangan HIV—karena berbagai kekhawatiran dalam mengungkapkan status penyandang HIV yang mereka miliki.

Data tersebut menunjukkan bahwa ketersediaan layanan kesehatan yang memadai bagi ODHA dan inklusivisme terhadap mereka adalah dua komponen yang bersifat integral, sinergis, dan saling mendukung dalam penanggulangan HIV.

Baca Juga: Dari Stigma ke Pemahaman: Mengenal Skizofrenia dengan Cara yang Lebih Tepat

Berfokus pada kapabilitas teknis layanan kesehatan dalam menanggulangi HIV, tetapi mengabaikan faktor inklusivisme dan awareness masyarakat justru kontraproduktif, tidak efisien, dan bertentangan dengan strategi dan rancangan besar dalam penanggulangan HIV/AIDS.

Salah satu solusi yang dapat diambil untuk mencapai inklusivisme bagi ODHA dalam layanan kesehatan adalah melalui community-based healthcare.

Sesuai namanya, model layanan kesehatan yang satu ini berorientasi pada masyarakat sebagai agen utamanya, berkebalikan dengan layanan kesehatan yang institution-oriented seperti rumah sakit. Model layanan kesehatan ini menempatkan masyarakat sebagai penyedia utama layanan kesehatan bagi ODHA.

Baca Juga: Tips Menjaga Kesehatan di Era Perubahan Cuaca yang Ekstrem

Mereka yang terlibat dalam skema ini adalah masyarakat di mana ODHA juga turut menjadi bagian dari, sehingga berbagai layanan yang diberikan, mulai dari diagnosis, perawatan, hingga pendampingan dapat menjadi lebih intim, humanis, dan berdampak bagi ODHA.

Pada gilirannya, layanan kesehatan menjadi lebih inklusif dan terbuka, meningkatkan efektivitas dan efisiensinya. Para ODHA tak lagi ragu-ragu untuk memeriksakan dirinya dan memperoleh penanganan dini dari masyarakat, meningkatkan harapan mereka untuk hidup sehat dan menjalani kehidupan sebagaimana mestinya.

Penulis: Juan Cerwyn Casimira
Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Brawijaya

Editor: Ika Ayuni Lestari
Bahasa: Rahmat Al Kafi

  • Penulis: TentangSehat.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • darurat sampah plastik

    Lingkungan Darurat Sampah: Analisis Krisis, Dampak, dan Solusi

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 463
    • 0Komentar

    Abstrak Krisis sampah global, termasuk di Indonesia, semakin memburuk akibat tingginya pola konsumsi dan produksi material sekali pakai, terutama plastik. Artikel ini membahas penyebab utama meningkatnya volume sampah, dampaknya terhadap lingkungan, kesehatan manusia, dan ekonomi, serta berbagai upaya yang telah dan dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini. Analisis turut menyoroti kondisi pengelolaan sampah nasional dan […]

  • Lembaga Pendidikan Guru TPQ

    Analisis BMC (Business Model Canvas) Pendidikan Guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (PGTPQ YAHQI): Transformasi Metode Pembelajaran Kreatif, Inofatif dan Komprehensif

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Pendahuluan Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) merupakan salah satu lembaga pendidikan non-formal yang memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muslim yang mampu membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Quran sejak dini. Namun, kualitas pembelajaran di TPQ sangat bergantung pada kompetensi para gurunya. Lembaga Pendidikan Guru TPQ hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut. Lembaga ini dirancang khusus untuk meningkatkan […]

  • Deteksi Dini Kanker Payudara

    Deteksi Dini Kanker Payudara: Langkah Sederhana yang Dapat Menyelamatkan Nyawa

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Kanker Payudara Masih Menjadi Ancaman bagi Perempuan Indonesia Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan di Indonesia. Berdasarkan data GLOBOCAN 2022, terdapat sekitar 66.271 kasus baru atau sekitar 30,1% dari seluruh kasus kanker di Indonesia. Sayangnya, sebagian besar pasien baru datang berobat ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut sehingga peluang kesembuhan menjadi […]

  • kebiasaan begadang

    Tidur Bukanlah Sekadar Istirahat, tapi Kunci Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Saat ini, banyak orang menganggap bahwa tidur adalah hal yang lumrah untuk dikurangi. Kebiasaan tidur larut malam atau begadang seolah sudah menjadi hal yang biasa, terutama di kalangan pelajar dan pekerja lembur. Tidak sedikit pula orang yang tidur terlalu malam hanya karena bermain ponsel atau media sosial tanpa tujuan yang jelas. Padahal, seiring berjalannya waktu, […]

  • Cara Kirim Artikel Tentang Kesehatan ke Media Online 100% Terbit

    Cara Kirim Artikel Tentang Kesehatan ke Media Online: 100% Terbit

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle tentangsehatcom
    • visibility 650
    • 0Komentar

    Cara kirim artikel tentang kesehatan ke media online menjadi strategi efektif menyebarkan informasi bermanfaat ke publik. Dalam dunia digital saat ini, kebutuhan akan konten kesehatan yang akurat dan edukatif semakin tinggi. Kamu bisa membantu masyarakat lebih sadar akan pentingnya kesehatan dengan menulis dan menyebarkan artikel. Menulis artikel kesehatan bukan hanya soal berbagi ilmu, tapi juga […]

  • cara menjaga kesehatan mental

    Scroll Seperlunya, Hidup Sepenuhnya: Menjaga Kesehatan Mental di Era Media Sosial

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle TentangSehat.com
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Pernahkah kamu merasa lelah, cemas, atau overthinking setelah terlalu lama membuka media sosial? Awalnya hanya ingin melihat satu video atau membaca satu berita, tetapi tanpa sadar jari terus menggulir layar selama berjam-jam. Fenomena ini dikenal dengan istilah doomscrolling, yaitu kebiasaan terus-menerus melihat berita negatif atau konten yang memicu kecemasan di media sosial. Tidak sedikit orang […]

expand_less